🍀
🍀
🍀
Tatapan tajam Dimas menyorot langsung pada salah satu meja diujung Restoran tempatnya sekarang. ingin datang menyapa tapi segan.
jadilah dirinya hanya bisa memandang dari jauh saja.
kamu payah Dim, berharap mendapat balasan tapi tidak ada pergerakan.
batinnya bermonolog. menyayangkan sikap pengecutnya.
sementara meja dimana orang yang tengah ditatap tidak menyadari masih tenang menunggu kedatangan orang yang minta bertemu.
"Sorry, lama ya?" suara seseorang mengejutkan Riva yang tengah fokus pada email di tab nya.
Riva mengalihkan pandangan, dan menatap orang yang tadi menegurnya.
Riva menyipitkan pandangannya, seolah meyakinkan orang yang ada didepannya memang orang yang tengah ditunggunya.
" Riva dari Jaya Group kan?" orang tersebut kembali memastikan.
Riva menatap laki-laki yang ada didepannya, bahkan tidak berminat menjawab pertanyaan yang dilontarkan.
Riva belum mengalihkan pandangan sampai laki-laki didepannya duduk. pandangan mereka bertemu tapi tidak ada yang membuka mulut.
"khmm, Sorry telat. oh ya perkenalkan aku Dika SD Company" mengulurkan tangannya. sambil membuang rasa canggung yang entah kenapa terasa sangat tidak nyaman.
Dika menarik kembali tangannya karena merasa tidak ada respon. wanita didepannya masih diam dengan pandangan belum beralih dari dirinya.
apa dia marah atau bagaimana?. kenapa diam terus. ah jangan bilang dia terpesona.
baiklah Dika ayo tunjukan semua pesona mu. hehe
terkekeh dalam hati merasa lucu dengan pikiran sendiri.
"gini...." sebelum Dika kembali melanjutkan kata-kata Riva lebih dulu memotong ucapannya.
" kamu tau soal perjodohan yang orangtua kita lakukan?" bertanya langsung. dia harus memastikan sesuatu hal.
Meski kesal karena ucapannya terpotong, Dika senang mendengar pertanyaan wanita didepannya ini.
ah, lebih tepatnya dia senang karena akhirnya wanita didepannya mulai bicara.
"perjodohan?, aku..." lagi-lagi ucapan Dika terpotong.
"kalau tidak baguslah. kalau kamu penasaran siapa saya dan ingin memastikan. memang bena…
Meyakinkan Mu
Bab 83 Makan Malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments