🍀
🍀
🍀
Revan keluar dari mobil memutar kunci mobil di jari telunjuknya. Mengekpresikan kebahagian.
Senyum tidak pernah lepas dari wajah tuan muda. Bahkan Revan tidak perduli dengan tatapan penasaran karyawannya.
apa mungkin ada badai setelah in**i?
Ah seandainya bisa melihat wajah itu selalu tersenyum
aku baru sadar kalau senyum tuan muda sangat manis.
Masih banyak lagi suara bisik-bisik yang terdengar dari banyaknya karyawan wanita.
Sementara Radit yang baru saja masuk pintu loby, melihat banyaknya karyawan wanita berbisik dengan rekan kerjanya.
Merasa aneh dengan sikap mereka.
Radit melihat asal pandangan mereka. Dan Radit sangat terkejut.
Dia baru tau kalau sepupunya bisa tersenyum dan bersikap seramah itu.
Radit mengernyit tajam.
"Sepertinya memang akan datang badai" menggeleng merasa tidak habis fikir.
Radit sampai pada lantai teratas, dan hendak menemui Dimas. Dan bertanya di mana meja kerjanya.
Lagi- lagi terdiam melihat interaksi di depannya. Radit melihat Revan yang berbicara dengan staf yang hari ini akan menjadi asistennya.
Entah membicarakan apa, Radit bahkan tidak ingin bertanya sama sekali.
"Khmmmm" Radit berdehem.
Revan membalikkan badannya menghadap asal suara.
Entah gengsi atau apa, Revan sama sekali tidak menegur sepupunya itu.
"Saya mau ketemu Dimas," Radit memberitahu tanpa ada yang bertanya.
Namun dia tetap menatap tajam sepupunya yang hanya berdiri tepat di depannya.
Revan memasukkan tangannya ke saku celana, dan mengendikkan kepala ke arah pintu ruangan Dimas.
Radit yang mengerti, langsung berjalan ke arah ruangan Dimas.
Revan membalikan badannya ke arah stafnya.
"Ingat yang saya katakan, dia akan menjadi atasan mu mulai sekarang. Kamu bisa langsung mengikutinya" perintah Revan ulang.
"Baik tuan" jawab stafnya.
Revan berjalan ke arah ruangannya, namun berhenti tepat di depan pintu dan berbalik lagi ke arah stafnya.
" Kalau Lisa kembali dari pantry, minta dia untuk keruangan saya" ucap Revan lagi.
"Baik tuan"
"Ah satu lagi, siap-siaplah. Seben…
Meyakinkan Mu
Bab 41 Aneh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments