🍀
🍀
🍀
Suasana kamar mewah serba putih tampak sunyi bahkan dari suara dengkuran.
Revan bergelung dengan selimut tebal masih membungkus badannya. guling ke kiri guling lagi kekanan.
Beberapa kali kegiatan tidak penting itu terus berulang. Di luar sana pasti tidak ada yang percaya kalau tuan muda Revan akan bertindak sama dengan kebanyakan manusia di muka bumi ini jika sedang mager.
Iya mager karena suasana hati yang kurang kondusif membuat Revan terlihat banyak sekali fikiran hanya dari cara dia bersikap.
"Hah............." membuang nafas kasar.
waktu yang disepakati sebentar lagi habis, sedangkan Revan tampak belum memenangkan hati dari staf yang merangkap kekasihnya itu.
Dari awal Revan sudah mengatakan jika Stafnya tidak memiliki perasaaan padanya selama masa percobaan ini maka Revan akan menerima apapun keputusannya.
Entah itu melanjutkan atau mengakhiri hubungan mereka.
Dan sialnya lagi Lala mengingatkannya perihal waktu itu tadi malam.
Iya pembicaraan mengenai masa percobaan itu mengingatkan Revan kalau waktu yang dimiliki kurang dari satu bulan lagi.
Bagaimana bisa aku meyakinkannya. Bahkan kekuasaan ku tidak mampu membuatnya mendekat yang ada malah semakin menjauh.
Tok tok tok
Pintu kamarnya sudah diketuk itu artinya sudah waktunya sarapan. Bahkan Revan masih bergelung dengan selimutnya.
Tok tok tok
Suara ketukan terdengar lagi.
"astaga tidak sabaran..." geram Revan beranjak dari kasurnya.
" saya sarapan dikamar.." beritahu Revan langsung pada kepala pelayan yang memanggilnya.
"baik tuan" mbak Keke menundukan kepalanya. Dan bergegas meninggalkan depan kamar tuannya untuk menyiapkan sarapan pagi untuk tuan mudanya.
"Revan mana mbak?" nyonya Fatma bertanya karena melihat kepala pelayannya keluar seorang diri.
" tuan muda meminta sarapannya di bawa ke kamar nyonya.." jelas kepala pelayan.
Nyonya Fatma terlihat berfikir " apa Revan sakit yah..?" bertanya pada suaminya.
Sementara Riva sudah lebih dulu berangkat ke Butik dengan alasan ada pesanan yang mendesak untu…
Meyakinkan Mu
Bab 60 Suasana Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments