🍀
🍀
🍀
Melupakan rasa gundah yang dirasakan Dimas sahabatnya. Saat ini Revan tengah tersenyum lebar meminta wanitanya untuk masuk ke dalam kos.
Hari ini sangat istimewa menurut Revan, meski paginya harus kusut karena permasalah sahabatnya. Dia tetap merasa bahagia, bisa menghabiskan waktu dengan wanitanya lagi dan membuat mood nya yang tadinya jelek kembali bagus dan dapat menyelesaikan semua pekerjaan dengan tepat waktu.
Tidak memilih singgah karena mengingat harus segera pulang. Ada hal yang harus dia pastikan tentang ucapan sahabatnya.
Disinilah Revan duduk santai di Gazebo belakang rumah bersama mamanya. Revan memilih tempat diluar rumah karena dirasa tempat ini adalah tempat paling aman dirumahnya.
Revan masih tidak mau ayah atau kakaknya mendengar pembicaraan mereka.
Iya, Revan berencana untuk memastikan semua ucapan Dimas pada mamanya.
" ada masalah lagi...?" merasa aneh karena tidak biasanya putranya memintanya ketempat ini. terlebih setelah melihat raut wajah putranya.
"mama jodohin kak Riva?" tanya Revan langsung. " mama yakin..?" Bertanya lagi.
" Riva yang bilang..?" balik bertanya.
"astaga ma, Revan serius..!, mama yakin soal ini...?" balik bertanya lagi. seolah tidak mau kalah.
"iya" akhirnya menjawab "tapi mama tidak menjodohkan, mama hanya mengenalkan anaknya teman mama. Ingat Ti_dak men_jodoh_kan..!" ulang Mama Fatma memperjelas ucapannya.
"ya untuk apa ma...?" Revan mulai menunjukan ke tidak sukaanya.
"loh kok untuk apa?, ea biar kakak kamu kenal cowok. Dan kalau cocok, kenapa tidak?. Lagian mama kan sudah bilang usia kalian sudah siap untuk menikah. enggak baik ditunda terus..!" menjelaskan sesuai fakta.
"lagian ya, enggak semua pasangan baru itu kaya mantan kalian, yang tukang selingkuh" telak mama Fatma membungkam putranya.
"dan kamu juga, kalau sudah klik sama yang sekarang langsung nikah aja. Apalagi yang ditunggu coba?. Mau cinta-cintaan, entar aja kalau sudah sah" mulai menyudutkan.
"Hahhhh, kenapa malah kemana-mana sih ma..!" melengos tidak…
Meyakinkan Mu
Bab 76 Ibu dan Anak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments