🍀
🍀
🍀
"Hah...." Terdengar hembusan nafas Revan.
"Maaf tuan Radit saya tidak bisa memutuskan itu" ucap Dimas setelah melihat perubahan wajah tuannya.
"Kenapa?, Bukankah dia hanya staf?. Terlebih kamu tinggal bilang dia naik jabatan. Tidak susah bukan?" Radit mencoba mempertegas keinginannya.
Radit merasa tertarik dengan staf itu. Entah karena apa. Tapi rasa itu membuatnya penasaran.
"Bagaimana Van, tidak masalah bukan?" Kali ini Radit bertanya ada sepupunya.
Revan menatap tajam sepupunya ini. Entah apa yang tengah dia rencanakan kali ini. Dan sialnya kenapa harus melibatkan Lisa.
"Tidak boleh. Kau bisa meminta yang lain tapi tidak untuk dia" jawab Revan tegas.
Revan melihat jelas perubahan raut wajah sepupunya setelah mendengar jawabannya.
Tapi kali ini Revan ingin mempertegas sesuatu hal yang dia anggap miliknya.
Tidak orang lain atau sepupunya.
"Oke, baiklah. Aku mengalah." Radit memilih mengalah.
"Bagaimana dengan rekannya tuan?" Tanya Dimas memberi solusi.
Toh menurut Dimas yang dibutuhkan sepupu sahabatnya itu asisten atau sekertaris, jadi tidak masalah bukan mau siapanya?.
"Siapa?" Kebetulan Radit tidak memperhatikan staf lainnya. Karena itu dia memilih bertanya.
"Dan aku sedikit penasaran, kenapa saya___" ucapan Radit terpotong oleh Revan yang mulai kesal dengan semua ucapan sepupunya yang terbilang membuang-buang waktu.
"Kau terima atau tidak, terserah kamu tapi yang jelas kau mulai bekerja besok jadi sekarang pulanglah!. Kami masih banyak pekerjaan" kesal Revan dan langsung duduk di kursi kebesarannya.
"Oke, baiklah. Aku kembali besok. Dan kau Dim aku minta siapkan ruangan dan asisten atau sekertaris seperti yang aku katakan tadi." Setelah mengatakan semuanya Radit langsung melenggang pergi.
"Baik tuan" jawab Dimas dengan sedikit membungkukkan badannya tanda menghormati.
Setelah Radit benar-benar pergi. Dimas dan Revan menghela nafas kasar.
"Astaga kali ini apa lagi?" Tanya Dimas juga ikut kesal.
Masalah mereka bahkan belum selesai kenapa muncul lagi sumber…
Meyakinkan Mu
39 Jam Istirahat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments