Walau keadaan rumah tanggaku semakin membaik, tetapi tetap saja aku belum bisa move on dari cerita persahabatan suamiku dengan Ken. Aku masih berusaha melacak jejak komunikasi suamiku dengan pria itu. Entah kenapa aku merasa pria itu masih berusaha menghubungi atau menemui suamiku. Namun ketika aku periksa di ponsel suamiku, tak ada history terbaru dengan si menyebalkan itu lagi. Rekaman percakapan dan telepon yang tersimpan hanya yang terdahulu. Aku rasa suamiku sengaja tak menghapusnya.
Mungkin suamiku berpikir jika sewaktu-waktu aku memegang ponselnya, aku pasti akan membuka semua riwayat panggilan telepon dan isi chatting-nya. Ah, peristiwa itu meski sudah berlalu masih saja menggelayuti pikiranku. Wanita yang pernah dibohongi memang pikirannya menjadi lebih sensitif.
Aku berusaha menghilangkan semua prasangka terhadap suamiku. Namun, perubahan sikapnya yang mendadak justru menimbulkan kecurigaan. Ada ketakutan sikap romantisnya dikarenakan sedang menutupi sesuatu. Semoga suamiku tidak sedang terlibat dalam sandiwara. Terkadang laki-laki lebih pandai dalam berakting dibanding perempuan.
Aku terus berusaha memejamkan mata. Tidur mungkin akan melepaskan pikiran tentang hal itu. Tetapi, pada pukul 01.00 pagi aku baru bisa tertidur. Sementara suamiku sudah terlelap sedari pukul 22.00.
Ponsel suamiku terus bergetar. Aku pikir itu pengingat yang dia setel. Namun iramanya tidak seperti alarm di ponsel pada umumnya. Deringnya lebih terdengar seperti panggilan suara. Siapa yang menelepon sampai berkali-kali begini? Seketika ada kecemasan yang merobek ketenangan. Aku pun langsung meraih ponsel suamiku.
Aku sangat terkejut melihat ada 26 panggilan tak terjawab. Kulihat jam di ponsel, masih pukul 03.00 pagi. Siapa nomor yang tidak terdaftar di kontak suamiku yang berani menelepon sebanyak ini di hari gelap saat mayoritas orang tengah terlelap?!
Aku pun bersiap untuk menelepon balik nomor tersebut dan menanyakan maksudnya menghubungi suamiku berkali-kali di pagi buta. Sepert…
Winter di Hokkaido
Bab 4 bagian 2: Kepastian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments