Bab 9: Memori

Aku terbangun saat Paman berkali-kali mengetuk pintu kamarku. Kepalaku terasa sakit disertai badan yang menggigil.

“Kamu sakit, Ken?” sambut Paman dengan pertanyaan ketika aku membuka pintu.

“Nggak, Paman. Ken nggak apa-apa,” jawabku lemah.

“Mukamu pucat sekali, Ken? Kamu benar tidak apa-apa? Paman ambilkan sarapan dulu kalau begitu?”

“Nggak usah, Paman. Sebentar Ken ke resto. Ken ganti baju dan cuci muka dulu. Paman sudah sarapan?”

“Belum. Justru Paman ingin mengajak kamu sarapan bersama.”

Langkahku terasa berat menuju restoran. Badan terasa lemas dan kepala begitu sakit. Melihat makanan aku tidak berselera.

“Ken, suhu badanmu panas sekali,” ucap Paman selepas menyentuh keningku.

Kamu demam?”

Aku hanya mengangguk. Bahkan untuk berbicara energiku seperti habis.

Kemudian, Paman meminta salah seorang pegawai menopangku kembali ke kamar. Aku tidak tahu ke mana energiku terserap.

“Paman telepon Mayumi dulu ya.” Paman mengeluarkan ponsel dari saku celananya.

“Jangan Paman, dia sedang di Tokyo.”

“Kapan? Kok kamu tidak bercerita kepada Paman?”

“Kemarin pagi kan Ken bilang pinjam mobil Paman untuk mengantar Mayumi ke bandara.”

“Oh iya, Paman lupa. Maklum sudah tua. Paman hubungi dokter dulu ya biar datang ke sini untuk memeriksa kondisimu.”

Aku menyetujui saja. Lagi pula, aku benar-benar merasa begitu lemas.

Setelah menelepon dokter, Paman melihat ke arah jendela. “Ken, kamu semalaman tidur dengan jendela terbuka dan AC menyala?”

Aku pura-pura tak mendengarkan dan menutup mata.

“Ken!!!” Paman terdengar sedikit marah.

“Ken lupa menutupnya.”

“Kapan Mayumi pulang? Paman mau minta tolong dia menjagamu,” tanya Paman sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhku.

“Paman, dia sedang ada acara. Ken belum tahu kapan dia pulang. Sudahlah, Ken hanya butuh istirahat saja,” jawabku meringis.

Aku tak mau Paman menghubungi Mayumi. Aku tak mau dia merasa aku membutuhkannya. Itu akan menciptakan keadaan seperti aku memberikan harapan.

“Ya sudah. Biar Paman aja yang menjagamu,” pungkas Paman…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!