Bab 21: Prasangka

Suamiku tampak lebih dingin setelah kembali dari Jepang. Bahkan saat tiba di rumah, dia langsung tidur. Katanya sedang tidak enak badan dan kelelahan. Padahal, aku berharap dia memeluk dengan penuh rindu sebelum memutuskan merebahkan badan di kasur.

Seminggu tak bertemu terasa setahun bagiku. Aku yang antusias mendengar pengalamannya selama di Jepang, harus berpuas diri dengan sikapnya yang acuh tak acuh. Dia hanya menunjukkan foto-foto saat salju di Hokkaido, itu pun tak banyak. Ketika kutanya, dia menjawab tak memiliki cukup waktu untuk berkeliling. Namun, bukan itu yang ingin aku dengar. Aku menunggu dia bercerita tentang Winter di Hokkaido dengan wajah berseri.

Aku coba memahami dari berbagai sisi persepsi. Mungkin karena perjalanan ke Jepang merupakan perjalanan dinas terlama dan terjauh, suamiku benar-benar kehabisan sebagian tenaganya. Ya, aku mencoba mengerti akan hal tersebut.

Sayangnya, hari demi hari berlalu, sikapnya masih sama. Sepulang kerja, ia langsung beristirahat. Tak ada lagi canda atau kebersamaan yang coba ditorehkan.

Melihat sikap dia yang lesu, jelas membuatku gelisah. Sebelum dia pergi ke Jepang, semuanya baik-baik saja. Memang sempat terjadi perdebatan kecil, karena aku curiga dia kembali menemui sahabatnya. Setelah kecurigaanku terpatahkan, kami kembali harmonis seperti hari-hari sebelumnya.

Ketika dia di Jepang pun, tak ada tanda dia akan pulang membawa sikapnya yang terkontaminasi salju. Dia selalu mengabarkan kegiatannya setiap hari. Dalam panggilan video pun, dia tampak ceria menceritakan detil tempat yang dikunjungi. Entah itu di kamar hotel atau saat sedang menyaksikan festival salju di Sapporo.

Ada apa sebenarnya dengan suamiku? Apa terkait dengan pekerjaannya? Tetapi, dia mengatakan meeting-nya lancar dan sukses. Apa di sana dia bertemu seseorang yang membuatnya sendu?

Tiba-tiba bunyi pintu menyingkirkan semua sangkaanku.

“Tumben Ayah jam segini sudah pulang?” tanyaku lembut.

Waktu menunjukkan jam 3 siang saat aku membuka pintu untu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!