Kehadiran Bibi dan Keigo membuat gairahku perlahan bangkit. Setidaknya, aku mulai bisa menata pikiran kembali dengan tak lagi terpaku pada Add dan kejadian waktu itu.
Pagi ini, Bibi sibuk menyiapkan hidangan untuk malam nanti. Malam pergantian tahun.
Aku mencoba menghampiri Bibi yang sedang mencuci sayuran “Ada yang bisa Ken bantu, Bibi?”
“Tak perlu, Ken. Oh ya, Bibi sudah siapkan sarapan.”
“Maaf, Ken malah merepotkan Bibi.”
“Kamu lakukan aktivitas lain saja.”
Aktivitas lain? Membereskan rumah sudah dilakukan Bibi. Olahraga? Aku sedang malas berolahraga. Bercengkrema dengan Keigo? Dia masih tidur dengan pulas.
“Baiklah. Ken sarapan di ruang tamu ya, Bi. Kalau Bibi butuh bantuan, panggil saja Ken.”
“Iya. Hari ini apa kamu tidak ke hotel?”
“Ken tunggu Keigo bangun sekalian nanti ke department store.”
“Ya sudah.”
Sebenarnya aku masih malas pergi ke hotel. Seakan di sana masih ada serpihan jejak mimpi burukku. Namun, aku sudah berjanji untuk men-cover posisi Paman sebagai supervisor.
“Ini Bibi buatkan susu hangat.”
“Bibi tak perlu repot-repot, Ken bisa buat sendiri.”
Bibi pun duduk di sampingku. Sepertinya dia ingin mengobrol denganku.
“Ken…” Nada bicaranya halus seperti ingin bertanya hal yang krusial.
“Iya, Bi.”
“Emmm… Gimana ya?” Tak biasanya Bibi tampak ragu berbicara.
“Bibi mau bertanya sesuatu?”
Rasanya tidak sopan menghalangi Bibi yang ingin mengajakku mengobrol, meski arah obrolannya sudah bisa aku prediksi.
“Emmm, Bibi tak bermaksud ingin ikut campur masalah pribadimu.”
Aku mengangguk. Tanda jika aku tak akan tersinggung dengan pertanyaan Bibi nanti.
“Ken, sebenarnya kamu kemarin ribut dengan siapa?”
“Emmm….”
Walaupun pertanyaan Bibi bisa aku tebak, tetapi tak ada jawaban yang aku persiapkan.
“Dengan pacarmu?”
Sekali lagi aku mengangguk. Namun, kali ini cukup ragu. Aku hanya ingin Bibi stop menginterogasiku. Aku harus bisa menyembunyikan tentang Add. Tentang perbuatan bejatnya.
“Apa Bibi boleh mengenalnya?” Apa yang Bibi maksud itu Mayumi? Hah!
Jawaban apa yang…
Winter di Hokkaido
Bab 14 bagian 2: Asa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments