Hari-hari berganti tanpa menelurkan banyak gairah di hati. Bosan dan kesal acapkali menghampiri di kala senggang.
Sudah 3 hari ini suamiku pulang larut malam terus. Alasannya, meeting dengan klien dan dikejar deadline. Padahal aku mendamba dia menyisipkan lebih banyak waktu agar aku bisa bermanja.
Namun untuk hari ini, katanya dia akan pulang tepat waktu. Kenyataannya, dia belum tiba di rumah ketika senja mulai menghilang.
Jika dia kembali misterius begini, bagaimana bisa aku menyingkirkan rasa khawatir dan curiga?! Benarkah belakangan ini dia meeting dengan klien hingga kerap pulang di atas jam 10 malam?
Situasi seperti ini seakan mempermainkan kepercayaanku. Di satu sisi aku yakin suamiku jujur, tetapi di sisi lain aku masih merasa ada yang dia sembunyikan. Daripada ditekan oleh spekulasi lebih baik aku menelepon suamiku.
“Halo Bun, ada apa?”
“Ayah masih di mana?”
“Ini masih di kantor.”
“Katanya hari ini nggak lembur?”
“Iya, ini Ayah masih beresin berkas. Sebentar lagi pulang kok.”
Dari ujung telepon sana, samar-samar terdengar suara bising kendaraan. Suamiku tak seperti berada di dalam kantor yang lebih kedap suara.
“Katanya di kantor, tapi kok kayak ada suara bising kendaraan gitu?” Aku berhat-hati menanyakan hal ini agar tak terkesan menginterogasi.
“Ayah memang lagi di pinggir jalan. Tadi habis ngantar klien pulang, terus Ayah jajan Siomay sebentar. Baru ini mau masuk kembali ke ruangan.” Cara menjawabnya cukup menyakinkan.
“Oh gitu.”
“Oh ya, Bunda makan duluan saja ya. Jangan tunggu Ayah!”
“Kenapa emangnya? Ayah mau makan di luar?” Baru merasa lebih lega, aku justru dibuat kembali menduga.
“Nggak. Ayah mengingatkan Bunda saja. Bunda kan nggak boleh telat makan.”
“Emang berapa lama lagi Ayah pulang?”
“Ya paling se-jam-an lagi.”
“Ya sudah, see you.” Aku pun menutup telepon.
Malam ini makan malam sendirian lagi. Aku benci membiasakan hal seperti ini. Aku ingin suamiku tak hanya memikirkan kondisi kesehatan fisik dan kehamilanku saja, tetapi psikis juga.
Selepas…
Winter di Hokkaido
Bab 15 bagian 2: Lega
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments