Malam terasa semakin dingin. Namun tidak dengan beberapa orang yang berada di dalam mobil hitam yang terlihat cukup mewah serta elegan tersebut.
Merasa sudah cukup beristirahat, alarm tubuh Adam yang sudah terbiasa bangun lebih awal. Kini sudah membuka kedua matanya. Meskipun tidak terlihat pepohonan yang bergoyang tertiup angin, namun ia tahu pasti bahwa di luar tidak sehangat di dalam mobil yang juga memiliki pemanas ruangan.
Adam melihat sejenak ke arah istrinya yang masih tertidur pulas dan membenarkan posisi selimut tebal yang menutupi tubuh wanita tersebut. Dengan perlahan Adam membuka pintu mobil. Udara dingin berhembus seketika. Dia bergegas keluar dan menutup kembali pintu tersebut.
Tidak ada yang menyadari pergerakan tuan muda Altan company tersebut, kecuali Green yang kini sudah membuka sebelah matanya.
Adam terlihat berjalan mendekati truk yang mengangkut para pengungsi. Terlihat semua orang meringkuk, mencari tempat yang lebih hangat. Para pengungsi tersebut hanya pergi dengan barang seadanya. Bahkan ada diantara mereka yang hanya membawa baju yang melekat di badan mereka masing-masing. Kedatangan Adam terlihat oleh beberapa orang tentara yang sedang berjaga.
"Ada apa tuan?"
"Kalian tidak memakai pakaian yang lebih tebal?"
Adam menjawab pertanyaan tersebut dengan melemparkan pertanyaan kembali.
"Mereka yang para penduduk saja tidak sempat membawa apapun. Apalagi kami yang bertugas."
Tentara tersebut tersenyum kecil seraya menunjuk para pengungsi yang meringkuk di dalam truk. Sementara di kejauhan tampak seseorang tengah berlari mendekati keduanya.
"Tu... Tuan muda. Di luar dingin sekali. Kenapa anda keluar?"
Dengan nafas yang belum teratur, Rocky mendekati Adam yang berdiri di belakang truk pengungsi. Sebelumnya Rocky tengah tertidur pulas di dalam mobilnya. Hingga suara Green membuatnya terbangun dan berlari keluar secepat mungkin.
Adam tidak menghiraukan ucapan Rocky. Ia kembali berbicara kepada petugas yang masih berada di hadapannya.
"Bukankah sehar…
Sekuat Mentari
Eps. 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments