Hari sudah menjelang petang, saat rombongan anak-anak panti meninggalkan kediaman utama dari Altan company. Para pelayan kembali terlihat sibuk menyiapkan hidangan untuk makan malam.
Aleena sudah selesai menyelesaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. Bersama dengan Adam yang bertindak sebagai imam, pada sholat mereka kali ini.
"Ayo turun untuk makan malam. Kau hanya makan beberapa buah tadi siang. Aku tidak mau kau terlihat semakin kurus."
Adam mengajak Aleena untuk pergi ke lantai bawah. Gadis itu mengikutinya, namun langkah nya berhenti saat Adam justru melangkah ke tempat lain.
"Kau mau kemana?"
"Ke bawah."
"Bukankah tangga ada di sebelah sana?"
Aleena sedikit heran dengan pria yang notabene adalah pemilik rumah ini. Aleena hanya bisa bergumam dalam hati.
"Apakah dia lupa, dengan letak tangga yang ada di rumah ini?"
"Gunakan saja lift yang ada. Jangan sampai kau terlalu lelah, karena harus naik dan turun melewati tangga."
Adam menunjukkan pintu lift yang berada di sudut ruangan, untuk bisa membawa mereka naik maupun turun dari tempat tersebut. Aleena hanya bisa mengikuti setiap langkah pria tersebut. Meskipun sebenarnya ia kembali mengumpat di dalam hati.
"Hanya dari lantai dua ke lantai satu harus menggunakan lift. Apa aku terlalu lemah hingga kecapean."
Setibanya mereka di lantai dasar. Tiga orang pria dan seorang wanita, tengah duduk di hadapan layar televisi yang berukuran cukup besar. Keempat orang tersebut terlihat sedang menonton sebuah film kartun yang bisa membuat mereka semua tertawa lepas.
"Dasar manusia aneh. Sudah bangkotan, masih saja menonton film kartun. Apa mereka tidak ingat usia?"
Adam hanya menggeleng perlahan, melihat tingkah para sahabatnya yang begitu terhibur dengan tingkah seorang tokoh yang berbentuk kotak berwarna kuning bersama dengan sahabatnya yang berbentuk bintang dengan warna pink tersebut.
Aksi konyol dari tokoh di dalam film kartun tersebut, membuat mereka semua tertawa lepas. Seolah tidak ada lagi beban berat yang harus mer…
Sekuat Mentari
Barang baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments