Adam memasuki sebuah ruangan yang cukup luas. Terdapat sebuah meja kerja serta beberapa kursi sudut. Jimmy, Rocky, serta Nadeen. Terlihat duduk tenang seraya mendengarkan beberapa penjelasan dari Benny. Layar laptop pun memperlihatkan beberapa gambar pria maupun wanita, seperti yang disebutkan oleh asisten pribadi tuan muda mereka itu.
"Beritahukan juga tentang semua geng mafia yang ada di belakang para petinggi tersebut."
Adam duduk pada kursi kebesarannya, seraya memperhatikan semua penjelasan yang sedang di sampaikan oleh asistennya.
"Adam. Besok ada pertemuan rutin pemegang saham utama di kota Dushan. Aku sudah meminta Grey line untuk berangkat terlebih dahulu dan menyebar di kota itu."
Benny sejenak melihat Adam yang sudah duduk pada kursinya.
"Apa mereka sudah memberikan laporan?"
"Laba-laba perak sudah terlihat di sekitar tempat pertemuan."
"Hm."
"Hulk bahkan sudah terlihat di hotel Amber bersama dengan tuannya."
"Beritahukan semua kekuatan dan kelemahan mereka, yang kau ketahui kepada Jimmy dan Nadeen. Sehingga mereka berdua tidak akan terlalu terkejut, jika harus berhadapan dengan semua gangster itu."
Adam berhenti berkata, pria itu menghembuskan nafas kasar.
"Berhati-hatilah dengan pria yang mereka panggil dengan sebutan Hulk. Dia adalah kaki tangan Ramos. Pria yang selalu saja mengusik kehidupan ku. Pria berdarah timur tengah itu, bertubuh cukup kuat."
Nadeen dan Jimmy hanya mengangguk mengerti. Keduanya kembali melihat setiap nama yang ditunjukkan oleh Beny.
"Jangan lupa untuk menanyakan setiap detail dari kesehatan tubuh istriku. Aku sendiri belum mengetahui semua tentang dirinya. Termasuk apakah dia memiliki alergi terhadap sesuatu atau tidak."
"Pasti tuan muda. Sedikit banyak kami telah berbincang dengan nyonya muda sebelumnya. Namun kami belum bertanya secara mendetail."
Nadeen kembali menatap layar laptop yang ada di atas meja.
"Aku akan mencoba bertanya kepada kakak ipar. Aku takut ada sesuatu yang mungkin tidak ingin gadis itu katakan."
Adam merai…
Sekuat Mentari
Nyeri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments