Sebelumnya, Aleena sedikit tersenyum saat seorang anak kecil tiba-tiba menabrak tubuhnya dan memeluk kedua kakinya.
"Kau tidak apa-apa cantik?"
Aleena sedikit menunduk untuk membantu gadis kecil itu berdiri.
"Terimakasih kakak."
"kau bersama siapa?"
Aleena berjongkok untuk menyamakan tinggi badan mereka. Sementara kerumunan orang disekitar keduanya tidak membuat Aleena curiga sama sekali. Karena posisi mereka saat ini sedang berada di antara orang-orang yang sedang mengantri untuk membayar belanjaan. Serta ada seorang ibu-ibu yang baru saja terjatuh.
"Aku terpisah dari ibuku."
"Aku akan mengantarmu ke bagian informasi ya. Supaya lebih aman dan bisa bertemu dengan ibumu lebih cepat."
"Hm."
Gadis kecil itu hanya mengangguk dan memegang erat tangan Aleena yang mulai berjalan ke tempat lain. Aleena sebenarnya merasa sedikit janggal, dengan banyaknya orang yang sedari tadi berada di sekitarnya. Meskipun ia sudah berlalu dari kerumunan orang yang masih menolong seorang ibu hamil. Dirinya masih juga berada di antara kerumunan orang-orang. Namun pikiran janggal tersebut seolah ditepisnya sendiri, karena menurutnya mungkin pengunjung mall memang sedang ramai.
Beberapa orang pria terlihat lebih mendekat dan bahkan memojokkan tubuhnya diantara kerumunan orang-orang. Hingga tiba-tiba sengatan listrik menempel di punggungnya dan membuatnya hampir kehilangan kesadaran. Saat itulah ada tangan besar yang memisahkan genggaman tangannya dengan tangan anak kecil yang sebelumnya ia genggam.
Disaat yang sama Green mendeteksi dua senjata api yang berada di sekitar Aleena. Dua orang pria kini sedang memegang kedua lengan Aleena yang sudah hampir kehilangan kesadaran. Dengan setengah diseret, tubuh Aleena mulai berpindah tempat. Mereka menuju ke arah eskalator dan kemudian berpindah masuk ke dalam lift.
Salah seorang pria yang saat ini menyeret lengannya, menempelkan magnet kecil pada jam digital yang masih melekat pada pergelangan tangannya.
Sebelumnya, kedua pria itu mencoba untuk melepa…
Sekuat Mentari
Eps. 46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments