"Menyala Donjuan...!!!"
Seiring dengan pergerakan Jimmy yang mulai berlari menyambut hujan timah panas dari lawannya. Teriakan Kumar terdengar jelas dari alat komunikasi mereka. Bahkan suara itu membuat telinga mereka semua berdengung sesaat. Setelahnya disusul dengan suara tembakan yang terarah pada helikopter.
Sudut mata Aleena melihat helikopter tersebut meledak, sebelum tubuhnya berguling ke samping saat ada seseorang yang mencoba menarik tubuhnya dan berlindung di balik dinding. Sesaat setelah terdengar suara tembakan, Nadine keluar dari balik dinding dan berlari secepat mungkin untuk menarik tubuh Aleena supaya terlindung dari hujan timah panas.
Meskipun pergerakan ke dua bodyguard setia Aleena tersebut sedikit terlambat sepersekian detik. Namun insting keduanya cukup tajam dan mampu berpikir dengan cepat saat semua kejadian itu berlangsung tanpa skenario layaknya sebuah film aksi.
Saat berusaha berguling ke samping dengan cepat. Aleena menangkap pergerakan dari seseorang yang dikenalnya. Nadine saat ini sudah memeluk tubuhnya dan berusaha untuk melindunginya. Bahkan sebelumnya Aleena juga melihat seorang pria berlari ke hadapannya untuk menghalangi deru timah panas yang tertuju kepada dirinya.
Banyak pria yang mulai berlari keluar dari kedua sisi ruangan yang tadinya sempat dilihat oleh Aleena. Mereka semua mulai membuat pagar hidup untuk menutupi dirinya dan Nadine yang masih terduduk di lantai hingga tanpa celah sedikitpun.
"Apa yang kau rasakan?"
"Apa kau terluka?"
"Aleena bicaralah."
Nadine mulai memeriksa tubuh Aleena yang hanya diam tanpa merespon semua pertanyaannya. Nadine melihat kedua mata Aleena terpejam, membuatnya berpikir bahwa jelas terjadi sesuatu pada tubuh nyonya mudanya tersebut. Saat mata Aleena terbuka, darah mulai merembes dari lengan pakaiannya. Dengan sekuat tenaga, Nadine berusaha untuk mengangkat tubuh Aleena setelah berseru kepada semua pasukan Grey Line yang masih mengelilingi mereka.
"Buka pintu lift. Nyonya tertembak."
Pasukan Gr…
Sekuat Mentari
Eps. 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments