Di dalam lift, Aleena berusaha untuk melepaskan magnet yang menempel pada jam digital miliknya meskipun perlahan. Gadis itu bergerak sangat pelan, hingga tidak disadari oleh dua orang pria yang kini berdiri di kedua sisinya. Mereka membiarkan tubuh Aleena terduduk di lantai lift. Kesempatan itu digunakan dengan baik oleh Aleena.
Sebelum melepaskan magnet, terlebih dahulu Aleena menekan mode silent. Dirinya yakin bahwa saat ini semua rekannya pasti sibuk berkomunikasi melalui benda tersebut. Setelah magnet tersebut terlepas. Aleena menekan tombol untuk memeriksa keadaan tubuhnya. Karena saat ini ia merasa nafasnya sedikit sesak.
Bunyi notifikasi tertera pada layar jam tersebut. Nafasnya memang sesak, denyut nadinya pun menurun. Sementara dadanya terasa berdebar. Perlahan Aleena menghela nafasnya. Mencoba untuk menstabilkan tubuh dan pikirannya.
"Jangan salahkan aku jika sampai melukai atau bahkan membunuh kalian."
Aleena berucap dalam hati, seraya mengeluarkan satu set pisau terbang miliknya. Dengan otomatis, benda itu menempel pada betisnya. Meskipun sama sekali tidak mengeluarkan suara, namun semua pergerakan Aleena terbaca oleh Green dan juga jam digitalnya.
"Ada pergerakan dari Aleena. Kondisinya cukup lemah. Mungkin karena alat kejut listrik yang mereka tempelkan ke tubuhnya. Dan saat ini pisau terbang sudah keluar dari sarangnya. Aleena mendapatkan kembali kesadarannya."
Suara Green membuat Adam yang juga masih berada di dalam lift sedikit merasa lega. Setidaknya istrinya baik-baik saja saat ini. Sementara kapten Noha yang sedari tadi hanya menyimak, kini tersenyum kecil seraya mengepalkan tangannya. Seolah ia memberikan semangat untuk sang adik.
Pelatihan yang mereka lakukan sejak dulu, kini benar-benar terbukti. Bagaimana mereka harus mempertahankan kesadarannya atau bahkan kewarasannya di saat terdesak seperti saat ini. Sebuah pesan tertulis di layar digital mereka.
"Pertahankan kesadaran mu."
Pesan yang disampaikan oleh Kapten Noha berupa garis dan juga tit…
Sekuat Mentari
Eps. 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments