"Cairan apa yang kau gunakan dokter?"
Jimmy bertanya dengan raut wajah datar. Terlihat bulir-bulir keringat sebesar biji jagung, muncul pada kening serta pelipis dokter muda tersebut.
"Ten... Tentu saja cairan pembersih luka."
Dokter muda itu menjawab dengan sedikit tergagap.
Dengan kuat Jimmy menarik paksa lengan dokter tersebut. Hingga lebih mendekat pada dirinya yang sudah berubah posisi menjadi duduk. Jimmy menyingkap lengan panjang jas dokter yang pria itu kenakan. Terlihat sebuah tato laba-laba perak pada lengan tersebut.
Tangan kiri dokter muda tersebut terangkat dengan cepat dan hendak menusukkan alat suntik pada kaki Jimmy. Namun gerakan Jimmy tidak kalah cepat. Dengan segenap tenaga, Jimmy melesatkan tendangan keras pada perut pria tersebut hingga membuatnya terdorong mundur ke belakang.
Kapten power yang masih setia menunggu di depan ruangan, bergegas masuk saat mendengar sedikit suara ribut dari dalam ruangan. Dengan sigap kapten power memegang sebelah tangan dokter yang sudah terjatuh di lantai ruangan, dan memelintirnya ke belakang. Meskipun masih belum paham dengan apa yang sebenarnya terjadi di ruangan tersebut, namun ia yakin ada sesuatu yang tidak beres dengan situasi yang terjadi saat ini.
"Apa yang terjadi komandan?"
Belum sempat kapten power mendengar jawaban dari sosok pria yang masih terduduk di atas tempat tidur. Ia melihat sang komandan seperti sedang menahan rasa sakit.
Dengan gerakan cepat, kapten power menghentikan gerakan tangan dokter lainnya yang masih memegang alat suntik dan hendak menancapkannya pada tubuhnya.
"Amankan alat suntik itu."
Terdengar suara tegas Jimmy meskipun dengan raut wajah menahan sakit yang teramat sangat.
Dengan gerakan gesit, kapten power melumpuhkan pria yang masih sempat ia pelintir. Melucuti serta mengamankan apapun yang ada pada tubuh pria muda tersebut.
Kapten power melihat tato bergambar laba-laba perak pada pergelangan tangan pria yang saat ini tengah dipegangnya. Dengan cepat pukulan keras mendarat tepat…
Sekuat Mentari
62
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments
Raphtalia Star
astagah!! semua nama ada disana!! /Determined/
2025-09-19
1