Jimmy dan Nadine mengambil jalan terpisah. Jimmy berhasil menemukan pintu darurat yang memang sudah tersedia di setiap lantai. Meskipun dibantu oleh Zero one, yang masih setia bertengger di atas bahunya. Saat ini lengan Jimmy sudah tertutupi oleh lempengan baja. Mode robot siaga satu sudah mereka persiapkan. Jimmy memutuskan untuk memanjat dinding gedung untuk sampai di lantai teratas. Dengan peralatan khusus, kedua tangan dan kaki Jimmy menempel sempurna pada dinding gedung.
Sementara Nadine berusaha untuk memasuki salah satu pintu lift. Meskipun wanita itu harus menerima berbagai macam umpatan dari beberapa pengunjung yang sudah mengantri di depan pintu lift sebelumnya.
"Cari titik tembak dari luar gedung. Kapten Donald, apa kau mendengar ku?"
Di dalam lift, Nadine mulai berpikir tentang rencana penyelamatan.
"Aku dengar nona. Golden sniper laporkan posisi."
"Golden tiga disini. Aku bisa melihat dengan jelas lantai atas mall dari kiri gedung."
"Golden sebelas siap membidik."
"Diamond zero zero one siap menembak. Siapa yang begitu berani mengusik milik saudara ku."
Beberapa suara mulai terdengar bersahutan. Termasuk satu suara berat yang begitu dikenali oleh Adam serta seluruh anggota Grey Line. Namun tidak dengan Jimmy dan juga Nadine yang masih tergolong anggota baru di dalam organisasi ini.
"Kalian sudah mengenali ciri-ciri nyonya muda bukan. Lindungi beliau dengan baik. Paman Kumar kami mohon bantuan anda."
Suara kapten Donald tegas. Tanpa memberikan respon apapun, semua anggota Grey Line sudah tahu tugas masing-masing.
"Capung mulai berdengung. Dari arah barat."
Terlihat sebuah helikopter terbang mendekati gedung.
"Jangan tembak sebelum nyonya terlihat di lantai atas. Atau mereka akan mengganti rencana."
Dengan nafas yang sedikit memburu. Jimmy yang sudah mulai merayap dan melompat ke atas, memberikan instruksi.
"Kau benar oppa. Capung itu bagian ku. Gerakan mu lebih keren daripada oppa-oppa Korea yang suka menyanyi serta menari di tv."
Kumar tersenyum puas de…
Sekuat Mentari
Eps. 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments