Tubuh Aleena sudah berada di ruang operasi. Terlihat beberapa orang dokter dari pihak rumah sakit serta seorang dokter dari pihak Altan company berada di dalam ruangan tersebut. Bahkan Nadine pun terlihat berdiri di samping dinding kaca pembatas di dalam ruang operasi. Perempuan itu ingin memastikan keamanan sahabat serta nyonya mudanya. Adam terlihat berdiri diam disamping dirinya. Sementara Jimmy berada di ruang lainnya untuk mengeluarkan butiran timah panas yang juga masuk ke dalam betisnya.
Beberapa jam sudah berlalu. Butiran timah panas berhasil dikeluarkan oleh tim dokter. Aleena di pindahkan ke ruang perawatan, begitupun dengan Jimmy. Namun kondisi Jimmy terlihat lebih baik dari pada Aleena. Pria itu hanya mendapatkan suntikan bius pada tubuh bagian bawahnya saja. Karena peluru yang bersarang di dalam betisnya hanya berjumlah satu butir.
Sementara tim dokter yang menangani Aleena memutuskan untuk membius total tubuh Aleena yang terdapat dua butir timah panas yang bersarang pada lengan kanannya. Selain itu ada beberapa luka yang diakibatkan oleh lesatan peluru yang sempat menggores di beberapa tempat pada tubuhnya. Semua itu memerlukan beberapa penanganan serta beberapa jahitan.
Adam masih setia duduk di samping ranjang Aleena, meskipun Nadine meminta dirinya untuk mengistirahatkan tubuhnya walaupun sejenak. Pria itu kembali memasangkan berbagai aksesoris pengaman pada tubuh istrinya. Meskipun masih banyak alat medis yang menempel pada tubuh Aleena, namun Adam tetap melakukan apapun untuk memastikan keselamatan istrinya. Hingga dering ponsel menghentikan aktivitasnya. Adam hanya menekan tombol hijau kemudian meletakkannya di samping, tanpa mengucapkan apapun setelah mengetahui siapa yang menghubungi dirinya.
"Anak nakal. Kenapa kau diam saja. Ucapkan salam atau setidaknya sapaan."
Suara seorang wanita terdengar pelan meskipun dengan intonasi yang cukup tinggi.
"Ada apa? Apa uang mu habis?"
"Adam. Apakah aku menghubungi mu hanya untuk uang?"
"Mungkin."
"Kau ini…
Sekuat Mentari
Eps. 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments