Duarrrr...
Terdengar dua suara tembakan yang meledak hampir bersamaan. Tubuh Kumar terlempar hingga menabrak beberapa mobil. Selama beberapa menit, sama sekali tidak terlihat pergerakan dari tubuh pria Hindustan tersebut. Beberapa rekannya bahkan terlihat mematung hingga lupa untuk bernafas selama beberapa saat, karena begitu terkejut.
Sementara suara tembakan yang lain terarah pada sebuah mobil yang sebelumnya sudah dalam keadaan terbalik saat terjadi ledakan dari dalam gedung. Dalam waktu yang hampir bersamaan. Kumar membidik tangki bahan bakar mobil tersebut untuk menghentikan laju mobil yang kemungkinan membawa sosok Ramos didalamnya.
Kumar mencoba berdiri setelah kembali menghidupkan sistem mesin otomatis pada tubuh robot yang saat ini digunakannya.
"Benda buatan manusia sinting ini memang yang terbaik."
Kumar kembali berdiri, meskipun ada beberapa bagian baja yang mengalami kerusakan.
"Terimakasih Zero one."
Kumar tersenyum kecil, meskipun di dalam hatinya begitu mengagumi hasil karya dari para jenius yang sempat ia kunjungi sebelum tiba di tempat ini.
Sebelum datang ke negara ini. Kumar diminta untuk datang ke cabang Altan company yang ada di kota Fu. Untuk memperbarui baju robot yang saat ini ia gunakan. Zero one yang juga sudah menerima data terbaru dari setiap benda yang sudah diupgrade oleh para jenius Altan company, mengirimkan data perbaikan secepat mungkin untuk kembali mengaktifkan tubuh robot Kumar yang baru saja tertembak.
Bagian baja yang masih bisa dikendalikan oleh Green kembali berfungsi setelah ia menyelaraskan sistemnya. Sementara bagian baja yang rusak dan bahkan hancur, akan terlepas secara otomatis.
"Sisa kekuatan baja tempurmu menurun. Baju itu hanya bisa bertahan kurang lebih lima belas menit. Itupun jika tubuh mu tidak lagi terkena serangan beruntun."
Suara Green terdengar dari earphone.
"Terimakasih. Itu lebih dari cukup."
Kumar kembali memperhatikan buruannya. Mobil yang sebelumnya sempat ia ledakan, memang mampu menghadang laju mobil…
Sekuat Mentari
56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments