“Bu? Dimana ponselku?” Aku mencari ponsel untuk menghubungi Awan. Walau aku tau itu sangat tidak mungkin. Karna yang pasti Awan sudah berada di dalam pesawat dan ponselnya pasti dalam keadaan mati.
“Ibu tidak melihat ponselmu. Ibu fikir tertinggal di rumah.”
“Tidak. Aku membawa ponselku tadi.”
“Tidak ada ponsel di mobil. Mungkin sudah terlempar entah kemana.”
Ah, aku baru ingat. Aku menjatuhkannya di depan gudang tadi.
“Coba ponsel Ibu.” Aku meminjam ponsel ibu untuk menelfon nomorku.
Tidak tersambung. Sepertinya ponselku sudah mati.
“Bagaimana?”
Aku menggeleng dengan kecewa.
“Sudah. Ponsel bisa beli yang baru. Sekarang fokus untuk sembuh.” Kata ayah memberikan wejangan.
Bukan apa. Karna disana ada nomor Awan.
“Ara!!”
Kami langsung menoleh ke arah pintu.
Yuta berlari dan langsung mendekapku tiba-tiba.
“Kau tidak apa-apa? Ya ampun, wajahmu.” Kata Yuta saat dia sudah melepaskan pelukannya. Dia membelai bagian pelipis kananku.
“Ah!” Aku berteriak karna rasanya sakit luar biasa saat dia menyentuhnya. Padahal dia hanya menyentuhnya pelan saja. Dan aku baru tau, ternyata pelipisku membengkak dan di perban. Pantas saja aku sulit membuka mata kananku.
“Oh, maaf.” Yuta segera menarik diri.
Dari pintu masuk, datang juga kedua orangtua Yuta. Mereka juga langsung menghampiriku dengan tatapan khawatir. Tante Ruth meletakkan sekeranjang buah ke atas nakas.
“Ara, bagaimana keadaanmu?” Tanya Tante Ruth.
“Masih pusing, Tan.”
“Ya ampun. Kamu ini ada-ada saja. Cepat sembuh ya sayang.” Tante Ruth membelai kepalaku.
“Terimakasih banyak, Tan.”
Para orang tua lantas keluar untuk berbincang masalah Fio. Hanya Yuta saja yang menemaniku.
“Mau buah?” Tawar Yuta.
“Tidak. Tolong ambilkan air minum saja. Aku haus.”
Dan Yuta segera mengambilkan air putih hangat dari dispenser. Kemudian dia membantuku untuk meminumnya.
“Kenapa tadi tidak menelfonku dan malah pergi sendiri?”
“Aku tidak punya waktu. Sudah kepalang khawatir.”
“Lain kali jangan begitu. Jangan gegabah. Lihat ini. Sampai patah kaki begi…
Jejak Cinta RAHWANA
Kuara 28.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Ana
penasaran jodohnya Ara itu yuta apa Awan 🙄
2023-02-19
0
Conny Radiansyah
Yuta sama Fio aja 🤗
2022-11-13
0
marlina
semoga ara tidak menerima lamaran yuta seandainya yuta melamar.
2022-11-10
1