Sejak kemarin, sejak ia bertemu dengan pria yang dulu pernah tinggal di dalam hatinya, hati Kuara seperti sedang jungkir balik tak karuan. Ia tidak mengira kalau sisa rasa yang dulu mampu membuat hatinya kembali berdebar seperti ini.
“Uty mana, Micha?” Tanya Kuara kepada Micha yang sedang disuapi sarapan oleh Sindi.
“Itu lagi di depan.”
Kuara tidak langsung peduli. Ia hanya ikut mengambil duduk di meja makan untuk sarapan. Setelahnya, dia fokus menyantap sarapannya sebelum berangkat ke ke kampus.
Kuara sedang berjalan ke pintu keluar saat ia mendengar ibunya sedang tertawa-tawa sambil mengobrol di halaman depan rumah. Entah siapa tamunya. Tapi ibunya nampak sangat senang.
Kuara keluar dan berjalan menuju ke mobilnya. Seperti biasa, ia tidak peduli dengan teman mengobrol ibunya. Pasti itu salah satu tetangga mereka yang sedang pamer menantu ataupun cucu.
“Sudah mau berangkat?” Suara itu mengejutkan Kuara. Ia tidak jadi membuka pintu mobil dan malah menoleh ke arah suara.
Disana, Awan sedang melemparkan senyuman padanya. Melihat pada Kuara, kompak dengan Lisa juga.
“Kenapa tidak bilang kalau Awan pindah ke sebelah?” Ujar Lisa.
Kuara tetap diam dan melemparkan tatapan kepada Awan. Pria itu hanya tersenyum saja tanpa ada rasa bersalah.
“Awan, malam ini makan malam disini ya.” Tawar Lisa. Tidak peduli kalau tawarannya itu mendapat tatapan tajam dari putrinya.
“Iya, Bu. Terimakasih atas tawarannya.”
“Ya sudah kalau begitu, ibu masuk dulu ke dalam.” Ujar Lisa yang langsung berlalu begitu saja meninggalkan halaman.
Awan mendekat kepada Kuara yang masih setia berdiri di samping mobil.
“Masih sepagi ini sudah mau pergi ke kampus?” Awan mengulangi pertanyaannya.
“Aku ada kelas pagi.” Jawab Kuara seadanya. Ia benar-benar merasa tidak nyaman saat ini. Apalagi ada sebuah harapan sekaligus ketakutan yang berseliweran di kepalanya.
“Jadi bagaimana?”
“Bagaimana apanya?” Tanya Kuara heran.
“Apa semalam kau memimpikanku?”
Kuara langsung menggelengkan kepalanya. “Tidak.”
“Benarkah?” Aw…
Jejak Cinta RAHWANA
BAB 64. Karna Pantas Untuk Di kenang.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Ana
maju terus pantang mundur ya awan 😁😁
2023-03-03
0
Conny Radiansyah
pepet terus Awan .... semangat 💪❤️.
2022-12-06
0
Else Widiawati
jangan bilang kalo kuara sadar bahwa hubungannya dengan para cowok selama ini gagal lantaran kutukan rahwana?
2022-11-29
0