“Ma!” Panggil Awan ketika sampai di rumah orangtuanya.
“Mas?”
“Mana Mama?”
“Di kamar.”
Dan dengan perasaan panik Awan bergegas masuk ke kamar ibunya.
“Ma? Mama kenapa?” Tanya Awan yang mengambil duduk di sisi ibunya.
“Mama tidak apa-apa. Mama cuma merasa lelah sedikit. Kenapa kamu kemari?”
“Mai menelfonku. Ayo, aku antar ke rumah sakit.” Ujar Awan sambil menyingkap selimut ibunya pelan.
“Tidak usah. Mama tidak apa-apa. Cuma lemas saja. Istirahat sebentar juga sudah sembuh.” Ujar Radina sambil bangun duduk dan bersandar di dipan.
“Jangan di biarkan, Ma. Nanti bertambah parah. Ayo.” Paksa Awan.
Tapi, Radina tetap bersikeras tidak mau. “Tidak usah.”
Awan terdengar menghela nafas pelan. Kesal dengan tingkah ibunya yang keras kepala dan tidak mau dibawa ke rumah sakit.
“Kenapa dengan Mama, Mai?” Akhirnya Awan bertanya kepada adiknya. Karna tadi pagi saat Awan menelfon, ibunya itu terdengar baik-baik saja.
“Eeeehhhm, itu.” Maiga nampak ragu menceritakan. Namun setelah melihat tatapan tajam dari sang kakak, akhirnya Maiga memberanikan diri. Kini Maiga sudah mengerti kenapa ibunya langsung berubah setelah mendengar cerita dari Rini. Dia sudah bisa menyimpulkan.
Awan mendengarkan cerita Maiga dengan seksama. Sesekali terdengar ia menghela nafas. Ia merasa sedikit kesal dengan prasangka buruk yang melekat pada Kuara.
“Nak, Mama bukan tidak setuju kamu bersama dengan Kuara. Kamu bisa mengerti kan ketakutan Mama? Mama tidak ingin terjadi sesuatu denganmu.”
“Ma, itu kan cuma cerita yang tidak berdasar. Kenapa Mama harus mempercayainya? Mana ada hal-hal yang seperti itu, Ma.” Awan mencoba membuat ibunya mengerti.
“Tapi tetap saja, Mama takut, Nak. Setelah papa pergi meninggalkan kita, cuma kamu satu-satunya harapan Mama.”
Walaupun ia merasa agak marah, namun Awan mencoba untuk memahami kondisi ibunya. Sungguh ia kesal. Ingin sekali mencari orang yang pertama membuat rumor tidak jelas tentang kutukan yang melekat pada Kuara itu.
“Aku akan membuktikan kalau Mama mengkhawatirkan hal…
Jejak Cinta RAHWANA
BAB 71. Bukannya Mundur, Malah Maju.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Ana
jodoh maut itu udah ada yang mengatur nya jadi untuk apa kita takut
2023-03-03
0
Conny Radiansyah
menikah dengan Awan, Ara 🙏
2022-12-06
0
Else Widiawati
rini mulutmu sepeeti ular berbisa
2022-12-04
0