Hari ini, aku sedang mengantarkan Mama dan Mas Mahli berkeliling kota Jogja untuk mencari seserahan untuk pernikahan Mas Mahli.
Dua minggu lagi, Mas Mahli akan menikah dengan gadis pujaan hatinya yang berasal dari Malang. Hendak menikah, raut wajah Mas Mahli nampak jauh lebih segar dan bersinar. Senyumnya tak pernah pudar.
“Kenapa tidak cari seserahan di Malang saja, Mas?” Tanyaku sambil fokus mengemudikan mobil.
“Tidak ada yang mencari kalau disana. Bulek tidak sempat ke Malang.”
“Cari disini juga sama saja. Nanti tingggal dibawa ke sana. Ada mobil ini.” Mama menimpali dari kursi belakang.
“Sesenang itu mau menikah. Senyum terus...”
“Nanti kamu bakalan tau bagaimana rasanya, Wan. Sekarang aku beritahu kisi-kisinya dulu.”
“Kisi-kisi?” Aku terkekeh mendengarnya. Terdengar seperti ujian sekolah saja pakai kisi-kisi.
“Bahagianya susah di jelaskan, Wan. Pokoknya, tidak ada yang lebih membahagiakan selain berhasil menikahi gadis impianmu.”
Ah, mendengar uraian Mas Mahli membuatku tidak sabar untuk segera dewasa. Tamat sekolah, lulus kuliah, bekerja dan kemudian menikahi Kuara, pujaan hatiku.
Bayangan-bayangan membahagiakan itu memenuhi kepalaku. Dadaku jadi geli sendiri. Ada yang berdesir. Seperti ribuan kupu-kupu mengitari perutku.
“Kenapa kau senyum-senyum begitu?”
Aku langsung menoleh kepada Mas Mahli yang ternyata sedang mengernyit memperhatikanku. Aku jadi menggaruk tengkukku yang sebenarnya tidak gatal. Jadi salah tingkah sendiri ketahuan sedang berkhayal.
“Hehehehehe.”
“Kamu mengkhayal apa, Nak?” Ternyata Mama juga memperhatikanku. Aku tambah malu saja.
“Untuk sekarang, simpan dulu khayalanmu itu. Masih panjang jalan yang harus di lalui. Sekolah saja belum tamat. Setelah tamat sekolah masih harus kuliah. Setelah itu masih harus mempersiapkan diri untuk yayasan. Setelah itu, baru boleh menyusul Mas Mahli.” Ujar Mama panjang lebar.
Aku hanya mengangguk sambil mengatupkan bibirku rapat-rapat.
“Sudah punya incaran, Wan?” Tanya Mas Mahli.
“Sedang dalam proses untuk me…
Jejak Cinta RAHWANA
Rahwana 14.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Conny Radiansyah
kocak .... ga kenal ini ...
2022-11-24
0
mayza delita
lanjut kk piel ,aku masih setia menunggu 😘😘
2022-11-20
0