Sudah seminggu aku tidak bisa menghubungi Kuara. Jadi aku memutuskan untuk bertanya kepada Mas Mahli. Aku meminta bantuannya untuk menyelidiki keadaan Kuara. Karna istri Mas Mahli merupakan sepupu Kuara. Dia pasti tau sesuatu.
Kalau menuruti egoku, aku memang sedang marah kepada Kuara karna dia tidak jadi datang ke bandara. Tapi sekali lagi, aku tidak ingin berspekulasi sendiri. Kuara tidak mungkin tidak datang kalau dia bisa. Perasaanku mengatakan, sesuatu telah terjadi dengan Kuara malam itu.
‘Kuara mengalami kecelakaan sore itu. Mobilnya menabrak trotoar di jalan menuju bandara.’
Pesan Mas Mahli itu membuat tubuhku langsung kehilangan tenaga. Aku yang baru saja keluar dari kelas langsung limbung dan hampir terjatuh.
“Are you oke?” Untung saja Ben langsung menangkapku.
Benjamin, dia adalah teman pertamaku di kampus ini.
“I’m fine. Thanks.”
Aku berusaha mengumpulkan kembali tenagaku. Memaksa mereka berkumpul di kaki agar aku bisa menopang tubuhku kembali.
Jantungku kembali berdetak tak karuan saat menatapi nomor ponsel Kuara yang baru yang di kirimkan oleh Mas Mahli. Aku segera memanggil nomor itu.
Serasa ada yang menekan dadaku saat menunggu nada dering berakhir. Dua kali panggilan, tapi Kuara tidak mengangkat telfonku. Dan hatiku kembali pias.
‘Apa dia parah?’ aku membalas pesan Mas Mahli.
‘Aku juga tidak tau jelasnya. Kata istriku lukanya lumayan parah.’
Seketika perasaan menyesal menyerbu dadaku. Aku merutuki diriku sendiri yang sempat membencinya karna dia tidak datang. Astaga, andai aku punya ilmu menghilang, aku akan menghilang untuk menemui Kuara saat ini juga.
Membayangkan Kuara terbaring di rumah sakit dengan luka di tubuhnya, darahku serasa mendidih. Menambah rasa sesal di dadaku.
Sejak Kuara tidak mengangkat telfonku, aku jadi berfikir dua kali ketika hendak menghubunginya. Dan lama kelamaan, aku semakin di sibukkan dengan aktifitas perkuliahan yang sangat padat.
Aku berusaha untuk fokus pada studyku. Tujuanku hanya satu. Aku ingin cepat menyelesaikanny…
Jejak Cinta RAHWANA
Rahwana 20.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Azizah az
wes lah ambyar pokok e awan
2022-11-25
0
Conny Radiansyah
ikut sedih ... tetap setia Awan
2022-11-24
0
Else Widiawati
aku suka pov awan
2022-11-23
0