Kuara masih berusaha mencari celah dengan membungkuk dan hendak melewati kungkungan tanganku. Tapi, aku sudah lebih dulu memprediksikan gerakannya. Aku kembali menghalanginya.
“Lihat aku.” Suaraku lirih karna sedang menahan nafsu.
“Tidak mau.”
“Lihat aku, Kuara.” Aku memaksanya. Tapi Kuara masih belum menuruti ucapanku. Entah kenapa aku jadi kesal karnanya.
Aku membuang handuk yang ku pegang dan memaksanya untuk menatapku dengan menarik pingganya. Kini, tubuh kami sudah menempel. Membuat jantungku semakin cepat berpacu saat pandangan kami bertemu.
Saat aku semakin mendekatkan wajahku, Kuara menutupkan matanya rapat-rapat. Dia tidak memberontak ataupun berusaha mendorong tubuhku. Dalam keadaan seperti itu, ingin rasanya ku lahap bibir ranumnya itu sampai habis.
“Kau milikku.” Aku menegaskan perasaanku. Itu membuat hatiku lega.
Aku terus mendekatkan wajahku padanya. Rasanya, aku hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak meraup bibir padat itu.
Pria manapun akan langsung merengkuhnya kalau dalam posisiku. Begitu juga denganku. Dadaku bergejolak. Tertimbun dengan emosi nafsu yang menggelora. Aku sekuat tenaga berusaha melepaskan diri dari kungkungan nafsu.
Aku tidak ingin menciumnya saat kami tidak punya ikatan apapun. Aku bahkan belum berhasil menggoyahkan komitmen Kuara. Aku tidak ingin melakukan itu dan membuatnya jadi menjauhiku.
Untung saja, rasa menggelora itu tiba-tiba menghilang saat kulihat wajahnya yang memerah dengan mata yang terpejam erat. Itu membuatnya menjadi sangat lucu. Aku tidak tahan menahan tawa.
“Kenapa kau memejamkan matamu?” Aku menarik diri. “Kau ini memikirkan apa?”
Wajah Kuara semakin memerah. Apa tadi dia mengharapkanku untuk menciumnya? Benarkah?
Kalau begitu, apa masih ada kemungkinan untukku mendapatkannya?
Aku terkekeh melihat Kuara yang menolak tubuhku kemudian berjalan keluar. Sementara aku kemudian masuk ke dalam kamar dan mengganti pakaianku. Setelah selesai, akupun bergegas keluar untuk mengantarkannya pulang.
Kuara terkejut saat ak…
Jejak Cinta RAHWANA
Rahwana 6.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Ana
kupikir Awan ga punya mantan ternyata oh ternyata dia meskipun masih SMA sudah pacaran
ya Awan benar buat apa kembali kepada mantan yang sudah menyakiti
2023-03-02
0
Conny Radiansyah
bagus Awan ... harus punya pendirian, jangan mudah tergoda.
2022-11-17
0
Aziza
Lanjut kak....
2022-11-16
0