Kuara berjalan keluar dari kamar mandi sambil mengusap-usapkan nkedua tangannya. Ia menghentikan langkah saat melewati dapur restoran. Ia mendengar suara Awan yang sedang berbincang dengan seseorang di dekat dapur.
Kaki Kuara otomatis melangkah mengendap-endap untuk mendengar lebih jelas. Ia berlindung di balik dinding. Benar, itu adalah suara Awan. Tapi siapa pemilik suara perempuan itu?
“Kau harus bertanggung jawab, Awan. Kalau tidak, aku benar-benar akan menuntutmu untuk menikahiku.”
Deg.
Seketika jantung Kuara serasa berhenti berdetak.
Pemilik suara wanita itu sedang meminta pertanggungjawaban dari Awan. Apa yang sudah Awan lakukan kepada wanita itu sehingga wanita itu berbicara seperti itu?
Berbagai fikiran buruk berkecamuk di dalam kepala Kuara. Ia mengira-ngira hal-hal buruk yang mungkin sudah di lakukan Awan kepada wanita itu.
Seketika, dadanya menjadi sesak. Ada amarah yang menderu dan memukul-nukul dadanya. Kepercayaannya kepada Awan runtuh seketika.
Benarkah Awan sudah melakukan sesuatu?
Tidak kuat berlama-lama berada di sana dan mendengarkan suara rengekan wanita itu, Kuara memilih untuk menyingkir dan kembali ke mejanya. Ia mencoba untuk menikmati makanannya kembali. Tapi, selera makannya sudah menguap entah kemana.
Apa ia cemburu?
Kuara tidak menampiknya. Ia memang cemburu saat memikirkan kalau sebuah kemungkinan terburuk, Awan sudah meniduri wanita itu. Fikiran yang terlintas di kepalanya itu membuat dadanya terus bergemuruh.
“Mbak, lihat itu.” Bisik Rini seraya menyenggol lengan Kuara. Rini menunjuk dengan kepalanya ke arah Awan yang sedang berjalan bersama dengan seorang wanita cantik.
Seketika kerut Kuara bertambah.
Mungkin wanita itulah pemilik suara perempuan yang ia dengar sedang menuntut sesuatu kepada Awan.
“Cantik.” Gumam Kuara tanpa sadar. Untung saja tidak ada yang mendengarnya.
Kuara tidak sanggup menatap ke arah Awan dan wanita itu. Ia hanya menundukkan kepala dan menikmati hatinya yang sedang terbakar api cemburu.
“Tolong perhatiannya se…
Jejak Cinta RAHWANA
BAB 76. Menjadi Tidak Yakin Karna sebuah Prasangka.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
kimmy
syukurlah gk jadi salah faham
2022-12-08
0
Else Widiawati
cemburu membuat lupa
2022-12-07
0
Conny Radiansyah
cewek emang suka begitu, udah salah ga mau ngaku ... malah ngambek 😂😂😂✌️
2022-12-07
0