Pagi menjelang Desta benar-benar menepati janjinya untuk datang ke mansion, sekarang wanita ia terlihat sedang berdiri di depan Abraham.
"Apa kamu lupa? Kalau kamu harus memasak untukku, memasak sarapan di pagi-pagi yang sangat cerah ini." Abraham saat ini berpenampilan tidak seperti biasanya dimana ia terlihat menggunakan kaos dan celana selutut.
"Aku sudah membelinya untukmu, Tuan. Sekarang kamu tinggal makan saja," ucap Desta sambil meletakkan makanan yang tadi memang sempat wanita itu beli di kedai makan pinggir jalan. "Ayo Tuan Abra sarapan saja sekarang."
Abraham saat ini sama sekali tidak mau melihat ke arah makanan yang sudah Desta letakkan diatas meja, karena pria arogan itu ingin memakan masakan Desta bukan malah dibelikan seperti saat ini.
"Sayang sekali Nona, aku tidak ingin memakan makanan yang kamu beli ini, Sebab aku mau kamu sendiri yang memasaknya untukku, karena kebetulan juga aku ini tidak terlalu begitu suka dengan makanan yang di beli," kata Abraham yang sekarang berdekap tangan. "Jadi, sekarang kamu masaklah, karena di kulkas sudah tersedia apa saja yang kamu butuhkan untuk memasak," sambung laki-laki itu.
Ketika Desta merasa sangat kesal pada saat ia mendengar kalimat Abraham, padahal tadi niatnya membeli makanan supaya dirinya tidak memasak. Tapi sekarang lihatlah Abraham dengan seenak jidatnya malah menyuruhnya untuk masak.
"Jika Tuan tidak mau memakannya, lalu kemana aku akan membawa makanan ini?" tanya Desta yang saat ini sangat berharap jika Abraham menjadi berubah pikiran dan akan mau memakan makanan yang wanita itu beli.
"Buang, karena aku juga takut kamu sudah menaburi makanan itu racun." Dengan entengnya Abraham malah menjawab Desta seperti saat ini.
Desta yang di tuduh meracuni makanan itu, sekarang malah mendekat ke arah Abraham sambil berkata, "Racun? Kamu sangat salah besar Tuan!" Suara Desta terdengar sedikit meninggi. "Aku ini Desta, seorang wanita jujur, yang tidak akan pernah mungkin meracuni makananmu, karena aku juga bukan…
Dendam (Abraham)
BAB 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments