Pagi menjelang Desta kini malah terlihat tidak memiliki semangat lagi setelah dirinya mendengar sangat jelas bahwa Selena akan mengambil satu ginjalnya untuk sang adik yaitu Elsa. Membuat wanita itu merasa bahwa dirinya harus hati-hati dengan ibu angkatnya itu mulai sekarang.
"Des, Ibu melihatmu dari tadi kok melamun terus?" tanya Selena yang terlihat baru saja datang dari arah dapur membawakan Desta puding kesukaan putri angkatnya itu.
"Ibu." Desta tersentak kaget, ia langsung saja merubah ekspresi wajahnya agar Selena tidak curiga padanya. "Aku pikir Ibu ada di kamar Elsa," kata Desta yang sekarang berbasa basi.
"Adik kamu masih tidur, makanya Ibu menyempatkan diri untuk membuat puding untukmu Sayang. Sekarang ayo kamu makan, tapi sebelum itu kamu sarapan dulu." Selena menaruh puding tepat di dekat Desta. "Di makan ya, soalnya Ibu membuatnya spesial untukmu," sambung wanita paruh baya itu.
Desta yang merasa harus waspada dengan makanan apapun yang Selena berikan, mengingat ibu kandungnya itu pasti akan menaruhkannya obat tidur seperti sebelum-belumnya. Membuatnya mulai hari ini harus tetap ingat dan berwaspada.
"Wah!" seru Desta yang lagi-lagi berpura-pura antusis. "Bentuknya saja sangat cantik Bu, pasti rasanya juga sangat enak pastinya." Desta menggeser puding itu supaya lebih dekat lagi dengannya. "Kayaknya harus di masukin dulu ke pendingin biar makin seger karena kebetulan, aku ini sudah sangat kenyang, Bu." Desta mengelus perutnya padahal tadi dirinya hanya makan sedikit saja tapi kalimatnya yang tadi hanya untuk membuat Selena supaya percaya padanya. Bahwa dirinya benar-benar kenyang karena ia tadi sudsh sarapan.
"Yah, sayang sekali. Padahal Ibu suka lho, melihat mulutmu yang menguyah puding ini Des." Terlihat jelas raut kekecewaan terpancar dari mimik wanita paruh baya itu saat ini.
"Aku akan tetap memakannya Bu, tapi untuk saat ini aku benar-benar sangat kenyang sehingga membuatku tidak bisa memakannya langsung saat ini juga." Desta sangat berharap jika…
Dendam (Abraham)
BAB 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments