Dua hari berlalu dengan sangat cepat, dua hari itu juga Abraham terus saja mencari keberadaan Desta. Tapi pria arogan itu sama sekali tidak bisa menemukan keberadaannya sehingga membuat Abraham mulai merasa sedikit perustasi dengan apa yang saat ini sedang terjadi.
"Dasar sialan! Apa kalian berdua tidak bisa melacak dimana keberadaan Desta?" Abraham berteriak marah pada Arga juga Opi dari seberang telpon karena rupanya kedua tangan kanan dan kirinya itu belum berani pulang gara-gara Desta belum di temukan.
"Tuan, saya benar-benar tidak bisa melacak dimana keberadaan Nona Desta. Apa sebaiknya kita menyewa seorang yang jago salam hal IT?" Dengan takut-takut Arga bertanya balik pada tuannya yang saat ini terlihat seperti orang yang sudah ingin menelan manusia secara hidup-hidup.
"Tidak perlu karena aku yakin kamu dan Opet bisa melacaknya, bodoh!" Abraham terlihat mengusap wajahnya dengan sangat kasar. Pada saat pria itu membayangkan kalau saja Selena sudah berbuat macam-macam dengan Desta. "Dua hari sudah kalian mencarinya tapi tidak membuahkan hasil, apa aku sendiri yang harus turun tangan?"
Mendadak Arga dan Opi terlihat menjadi panik karena mereka tahu jika saja Abraham akan ikut turun tangan lebih jauh lagi maka sesuatu hal buruk akan terjadi.
"Tuan, saya dan Opet malam ini akan mencati Nona Desta sesuai dengan petunjuk. Jadi, Anda tenang saja." Arga menjawab seperti itu supaya Abraham menjadi tenang.
Namun, bukannya tenang Abraham malah terlihat membanting vas bunga serta gelas kosong yang ada di sampingnya.
"Kurang ajar, ini pasti ada kaitannya dengan Revan, sekarang bawa laki-laki terkutuk itu ke hadapanku karena amu yakin dia pasti tahu saat ini dimana keberadaan Desta," kata Abraham yang baru berpikiran kalau saja adik iparnya itu pasti tahu dimana keberadaan wanita yang sudah dua hari belakangan ini selalu saja mengusik relung hatinya karena Abraham terus saja gelisah memikirkannya.
"Revan, apa Anda yakin dia tahu tentang keberadaan Nona Desta?" tanya Arga u…
Dendam (Abraham)
BAB 61
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments