Abraham yang begitu panik tanpa memikirkan apapun mendobrak pintu kamar mandi itu sekuat tenaga, karena rupanya Nadia menguncinya dari dalam.
Brak!!
Satu kali tendangan pintu kamar mandi itu langsung saja terbuka, dan terlihatlah saat ini Nadia sudah duduk bersandar di dinding tembok dengan pergelangan tangan yang megeluarkan banyak darah.
"Nadia!" Abraham dengan gerakan cepat menyobek kemeja yang saat ini pria arogan itu kenanan, dan ia gunakan untuk membalut luka di pergelangan tangan sang adik, karena ia takut jika saja Nadia akan kehabisan darah. "Jesi, tolong tutup keran airnya," kata Abraham yang sekarang mengangkat tubuh sang adik untuk ia gendong.
Jesika yang sangat kaget melihat keadaan Nadia hanya bisa mematung saja tanpa mendengarkan apa yang Abraham katakan tadi.
"Jes, tutup keran airnya. Dan sepertinya kita harus segera membawa Nadia ke rumah sakit." Abraham setelah menggendong Nadia, ia kini terlihat berlari sambil terus saja membisikkan kalimat supaya Nadia tetap bertahan. "Bertahanlah, kenapa juga kamu harus melakukan hal bodoh seperti ini? Dan jika sesuatu hal buruk terjadi padamu maka Kakak tidak akan pernah bisa memaafkan diri Kakak Sendiri." Abraham terlihat terus saja berlari, ia juga tidak menghiraukan kalau saat ini Jesika benar-banar masih saja mematung di sana.
"Abra ...." Terdengar suara Jesika yang memanggil Abraham setelah pria arogan itu terlihat menuruni anak tangga. "Tekan terus pergelangan tangannya, supaya Nadia tidak kehilangan banyak darah!" seru dokterkandungan yang sekarang terlihat menutup kran air di dalam kamar mandi itu sebelum dirinya menyusul Abraham dengan cara berlari juga.
Sedangkan Abraham terdengar memanggil nama sang tangan kanannya dari tadi. "Arga! Arga ... dimana kamu?" Abraham terus saja memanggil nama Arga yang kebetulan saat ini tangan kanannya itu sedang ada di halaman sedang memandikan mobil. "Arga, dimana kamu? Kurang ajar, disaat aku sedang membutuhkanmu, kamu malah pergi entah kemana!" geram Abraham dengan…
Dendam (Abraham)
BAB 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments