BAB 38

"Kak Abra," panggil Nadia lirih pada saat ia melihat sang kakak baru saja masuk.

"Nadia, yang sakit di bagian mana?" Abraham saat ini berusaha untuk tetap terlihat biasa saja mengingat kalimat-kalimat Jesika. Meski sebenarnya saat ini pria arogan itu ingin menanyakan tentang siapa ayah dari bayi yang Nadia kandung saat ini. "Mana yang sakit?" Abraham mengulangi pertanyaannya sekali lagi.

Nadia merespon Abraham dengan cara menggeleng. Menandakan bahwa dirinya tidak apa-apa padahal lengan wanita itu saat ini sedang diperban.

"Nadia, Kakak mohon kamu jangan lakukan hal seperti ini lagi karena kamu tahu sendiri kalau Kakak ini sangat menyayangimu," ucap Abraham yang sekarang sudah duduk di pinggir bed Nadia. "Kakak menyayangimu lebih dari apapun itu," sambung Abraham.

"Aku minta maaf karena sudah membuat Kak Abra menjadi panik seperti ini, Kakak juga menjadi khawatir denganku." Nadia memegang tangan sang kakak. "Kak, aku benar-benar minta maaf pada Kakak."

Abraham memaksakan bibirnya untuk tersenyum saat ini. "Nadia, Kakak merasa kamu tidak bersalah. Jadi, kamu tidak perlu meminta maaf anggap saja ini hanya sebuah musibah," timpal Abraham. "Sekarang kamu istirahat saja, supaya kamu bisa cepat pulih dan kamu bisa pulang ke rumah utama. Mengingat di rumah Bi Sarah hanya berdua saja dengan Bi Ayu."

"Kak Abra sepertinya tidak akan memanggilkan aku Dokter kandungan untuk memeriksa-ku. Jika aku masih sakit seperti ini dan aku merasa tidak sia-sia aku melukai diriku sendiri," gumam Nadia membatin karena wanita itu berpikir kalau saja Abraham tidak tahu tentang kehamilan tentang dirinya.

"Kakak mau pulang sebentar, setelah itu akan kembali lagi kesini. Tidak apa-apa kan, kamu sendiri dulu disini?" tanya Abraham sambil mengelus pucuk kepala sang adik dengan penuh rasa sayang.

"Iya, tapi Kakak jangan lama-lama, soalnya aku takut sendiri," jawab Nadia.

"Tidak akan lama, kamu istirahat sekarang." Abraham terlihat membenarkan selimut sang adik. "Kakak pergi dulu," kata Abraham berpa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dewi Nurlela

Dewi Nurlela

mampuslah kau Revan

2023-07-01

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!