Ivana dan Mita akhirnya bertemu dan saling melepaskan rindu di sebuah Kafe tempat dimana mereka nongkrong dulu.
"Aku nggak nyangka kamu akan balik lagi kesini Iv," ucap Mita dengan girang.
" Iya nih, sebenarnya kedatanganku kesini itu mau cari tempat buat cabang Restoran ku."
" Yang benar? kamu mau buka cabang di sini?" sebenarnya Mita sudah tahu kalau Ivana mempunyai Restoran tetapi dia tidak menyangka Ivana akan membuka cabang di kota Bandung.
Ivana pun menganggukkan kepalanya mengiyakan pertanyaan Mita.
" Kalau kamu mau, nanti kamu bisa kerja di restoran miliku," ucap Ivana.
" Astaga. Aku mau banget Iv."
" Tapi kmu harus bantuin aku, mencari tempat yang strategis untuk Restorannya nanti."
" Siap deh, apa sih yang gak buat kamu."
" hahahaha, kamu bisa aja Mit."
Ivana tak menyadari dari sudut sana ada seseorang yang sedang memperhatikannya.
" Bos. Anda kenapa anda tiba-tiba senyum seperti itu?" tanya sang asisten.
" Aku sedang memandang seseorang yang sudah lama ku rindukan."
Sang asisten begitu kaget mendengar ucapan Bos-nya itu. Pasalnya selama ini sang Bos tidak pernah dekat dengan wanita manapun kecuali sang mama dan Nenek.
Asisten itu mengulurkan tangannya untuk menyentuh dahi sang Bos, ingin memastikan apakah bosnya itu baik-baik saja.
" Normal kok, tapi tingkah anda begitu a- aneh," suara sang asisten melemah saat melihat tatapan tajam dari Bos-nya itu.
" Apa yang kamu lakukan? kamu pikir aku sakit ?."
" Hehehe, maaf Bos abis nya anda aneh sekali."
Kedua pria itu adalah Ari Sebastian dan asisten kepercayaan nya Jhonatan.Mereka melakukan perjalanan bisnis di bandung.
disaat Ivana dan Mita berdiri hendak pergi, Ari bergegas mendekat ke arah Ivana. Sang asisten pun mengekor dibelakang Ari.
" Permisi Nona." Sapa Ari pada Ivana.
" Kamu?" Sontak saja Ivana begitu kaget. Tiba-tiba saja bertemu dengan orang yang sudah setahun ini batang hidungnya tidak kelihatan ,ehh malah ketemu di bandung.
" Kenapa kaget? " ucap Ari.
" Ehh wajah tembok ngapain kamu disini?"
"…
Aku Bukan Pembunuh
part 10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments