Jessie dan Jo saling memandang, mereka berdua merasa aneh dengan sikap Arkena Alsen.
Ya, pria itu yang di juluki raja bisnis adalah Arkena Alsen.Identitasnya sangat di tutupi, mempunyai sikap tegas, acuh, dan sifatnya seperti kulkas dua pintu sangat dingin.
Kecuali kepada Adik dan kedua orang tuanya, dia kan bersikap hangat, tapi dia jarang sekali tertawa, senyum, bahkan sangat irit bicara.
" Kakak yakin mau ikut?"
" Iya tuan, apa anda yakin?"
" Ck! apa kalian pernah mendengar aku bercanda?"
Keduanya menggeleng, Jika sang kakak, dan sang Tuan sudah bicara seperti itu, maka tidak di ragukan lagi.
Sebenarnya Arkena juga penasaran dengan sosok Ivana yang katanya mampu mendirikan 25 cabang restoran, dan restoranya sangat di minati banyak orang.
" Jo, Besok kita berangkat!" ucap Arkena.
" Baiklah kak, aku juga akan mempersiapkan segalanya."
" Jessie apa lagi yang kamu siapkan? apa kamu akan membawa banyak barang? aku harap tidak! cukup seadanya saja."
" Huh. Baiklah kakak bos nya," kemudian dia beranjak pergi dari ruangan sang kakak.
" Jo segera atur penerbangan besok pagi!"
" Baik Tuan."
Jo baru saja akan membuka pintu untuk keluar, dia di kagetkan dengan pintu yang di buka tiba-tiba hampir mengenai wajahnya.
" Kak! kaka ..." teriak Jessie sambil berlari.
" Kenapa berlari seperti itu Jessie!" Arkena juga berteriak.
" Kaka lihat ini," Jessie memperlihatkan pesan masuk ke ponselnya.
" Ck! bajingan itu."
" Ada apa tuan?"
" Ari mengirim pesan kepada Jessie, dan Jessie kamu bersikaplah seperti biasa, dan pura-pura lah sekan kamu belum mengetahui apapun."
" Baiklah kak," dia sebenarnya tidak sudi lagi berhubungan dengan Ari tapi ini semua demi kelangsungan balas dendam.
" Sayang, besok kita boleh bertemu? aku sangat merindukan kamu," pesan dari Ari untuk Jessie.
" Maaf sayang, besok aku tidak bisa. Aku sangat sibuk mungkin selama satu minggu aku akan ikut dengan ayah untuk perjalanan bisnis."
" Tapi aku sangat merindukanmu sayang."
"Sudah cukup aku selalu kamu manfaatkan…
Aku Bukan Pembunuh
part 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments