" Non, maksud kedatangan sya ke sini ingin mengatakan bahwa tuan Bram sedang sakit beliau sekarang di rawat di RS Sinar Kasih."
" Ap ...apa Bi? di RS?"
" Iya, non..Waktu itu tuan Bram datang ke kampung untuk mencari keberadaan saya, dan meminta maaf atas semua yang telah terjadi.Beliu benar-benar menyesal dan ingin membawa saya kembali bekerja, namun saya meminta waktu kepada beliau."
Ivana mendengar baik-baik. Bi Sri melanjutkan ceritanya," sesudah beberapa hari saya terus berfikir, dan kemudian saya pun menyusul tuan Bram ke Bandung untu mengatakan saya siap bekerja kembali. Pada saat saya tiba pak Bram sudah sakit dan tak ada yang membawa beliau ke RS sakit.
" Loh Mex kemana Bi?"
" Den Mex sedang melakukan perjalanan bisnis keluar kota. Hanya calon Istri den Mex yang ada di rumah itu bersama ibunya, mereka sama sekali tidak perduli kepada Tuan."
" Calon istri? setahuku di rumah itu hanya Diva dan ibunya."
"Benar non, Calon istri Den Mex itu Non Diva."
" Diva? wah apa lagi yang telah di lakukan wanita itu."
" Non kenal dengan Non Diva?"
" Iya, Dia anak dari seorang pembantu yang bekerja di rumah stelah bibi meninggalkan rumah. Dan pak tua itu yang membuat anak itu lupa diri dengan membiarkannya menjadi bagian dalam keluarga.
" Dan kenap sekarang dia bisa jadi calon istri Den Mex? "
" Itu yang tidak aku mengerti Bi, pasti anak dan ibu itu telah melakukan sesuatu."
" Mungkin saja Non, tapi sekarang Non harus segera ke RS karena Tuan Bram ingin bertemu dengan Non."
" Kalu begitu ayo kita ke RS, Bi."
Sebelum Ivana berangkat ke RS, dia pamit dulu kepada Jessie dan Mita. Tapi Jessie meminta ikut jadi Ivana pergi bersama Bi Sri dan Jessie.
Tiba di RS mereka langsung masuk ke ruangan pak Bram, Ivana perlahan mendekat ke arah pak Bram.
" Bi, itu ayah Kaka Ipar?"
"Kaka ipar?" Bi Sri bingung, mengapa wanita ini menyebut Ivana Kaka ipar.
" Itu Ayah non Ivana."
" Owh jadi itu ayah Kaka ipar tapi wajah mereka tidak terlihat mirip."
" Wajah non Ivana lebih mirip dengan wajah…
Aku Bukan Pembunuh
part 46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments