Ivana masih tak percaya dengan apa yang sedang terjadi sekarang, namun dia tidak bisa bermain-main dengan sebuah pernikahan.
" Mungkin ini sudah takdirku, dan sudah saatnya aku membuka lembaran baru. Semoga Tuhan memberikan kebahagiaan untukku," ucap Ivana dalam hati.
" Sayang, kenapa diam saja? " tegur Arkena, karena Ivana hanya diam saja dan tidak beranjak dari tempat tidur.
" Oh, iya nggak apa-apa," Ivana merasa canggung sekali.
" kalau begitu pergilah untuk membersihkan diri."
"Mm, bolehkah kamu keluar sebentar?" Ivana meminta Arkena untuk keluar dari dalam kamar,Ivana merasa malu.
" Apakah kamu malu? aku sudah melihat semuanya sayang, jadi tak perlu malu lagi."
" Ck!" wajah Ivana sangat merah.
Arkena kemudian mengambilkan handuk untuk Ivana, " Ini handuknya sayang pergilah mandi aku akan menunggu kamu di luar."
" Terimah kasih," Ivana menerima handuk tersebut.
" Hm. mandilah," sebelum Arkena keluar dari dalam kamar dia mengusap kepala Ivana dan mencium keningnya.
Deg
Perlakuan Arkena yang begitu lembut, membuat hatinya bergemuruh. Dia merasa seakan melayang, sangat berbeda saat dia bersama Ari dulu.
Waktu dia bersama Ari dia tidak pernah merasakan perasaan yang sekarang dia rasakan terhadap Arkena. Perasaan aneh yang membuatnya bisa merasakan aliran darah mengalir begitu cepat .
Semuanya terasa beda, tak dipungkiri Ivana rasanya tak mau jauh dari Arkena. Namun Ivana masih merasa gengsi untuk mengakui perasaannya itu .
" Akh," Saat Ivana berusaha untuk turun dari tempat tidur dia merasakan sakit di area sensitifnya.
Ivana perlahan berjalan menuju kamar mandi. Di sana dia berendam dengan air panas agar bisa mengurangi rasa sakit di area sensitifnya itu.
Setelah mandi dia sudah siap dan akan keluar dari dalam kamar," Sayang."
Arkena melihat Ivana berjalan sekan sedang menahan rasa perih dan bejalan sangat pelan," Biar aku bantu sayang."
" Huh," tubuh Ivan melayang. Arkena langsung menggendong tubuh Ivana dengan gaya bridal style.
" Apa yang kamu lakukan? tur…
Aku Bukan Pembunuh
part 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments