Hari ini, Ivana ikut berangkat ke Jerman. Mereka berangkat dengan pesawat pribadi milik Arkena. Tentu saja Ivana sangat terkejut saat mengetahui mereka akan menggunakan pesawat pribadi.
" Jo. kenapa kamu tidak bilang sebelumnya jika ini pesawat pri badi orang yang menyebalkan itu," bisik Ivana pada Jo.
" Hehehe. Aku pikir kamu sudah tahu," bisik Jo kepada Ivana.
Sebenarnya Jo pernah memanggil Ivana dengan sebutan nona, namun Ivana protes dia tidak nyaman di panggil nona. Dia meminta Jo memanggil nama saja.
"Hem," Terdengar suara Arkena yang menyadarkan Jo.
Jo langsung mengerti tatapan sang Tuan dalam hati Jo berkata," Aku yakin tuan sedang cemburu."
Mereka ber empat masuk ke dalam pesawat, Ivana ingin duduk di samping Jessie namun gagal karena Jo yang lebih dahulu duku.
" Iv mau duduk di samping tuan saja ya," ucap Jo.
" Jessie kamu aja yah yang duduk bersama kakak kamu," Aku memohon kepada Jessie.
" Aku tidak bisa duduk di samping kakak, kami akan selalu bertengkar jika bersama."
" Yah," dengan lesu Ivana pun duduk di samping Arkena.
Ivana tidak punya pilihan lain, karena tempat duduknya sudah di sediakan hanya khusus untuk 4 orang saja.
Jessie dan Jo ber tos ria, mereka berdua memang sudah merencanakan agar Ivana duduk berdua dengan Arkena.
Apa kabar dengan Arkena, tentu sja dia juga bersorak dalam hati karena bisa duduk bersama Ivana. Tapi wajah Arekna terlihat biasa saja.
Arkena tidak menunjukan ekspresi apapun terhadap Ivana. Lain dengan Ivana yang meras tak nyaman dan juga merasa kesal.
Sepanjang penerbangan, Ivana tertidur dia tak sadar jika kepalanya kini sudah bersandar di bahu Arkena.
Areka yang melihat hal itu, tersenyum melihat Ivana tertidur," Dia sangat manis di saat tertidur."
Ternyat Jo dan Jessie juga melihat Arkena yang tersenyum. Baru kli ini mereka melihat Arkena tersenyum kepada seorang wanita.
Selama ini setiap wanita yang ingin mendekati Arkena tak ada yang berhasil, karena sikap dingin yang di tunjukan oleh Arkena. Jika tidak menyukai ses…
Aku Bukan Pembunuh
part 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments