Mex sudah mendengar bawa Diva mengalami kecelakaan, tapi dia belum bisa pulang ke rumah karena masih banyak yang harus dia kerjakan, karena ayahnya tidak ke perusahaan.
Sedangkan Ari terus mengumpat gara-gara wanita gila itu dia terlambat pulang," Sial gara-gara wanita itu aku terlambat pulang, was saja akan ku buat perhitungan padanya !"
Ari terus melajukan mobilnya, hingga akhirnya tiba di restoran.Ari kemudian masuk mencari keberadaan Ivana.
" Mita, Ivana ada di dalam?" Tanya Ari sambil menunjuk ruang pribadi Ivana.
" Iya ada."
" ya udah aku masuk dulu ya," Ari langsung masuk ke ruangan Ivana.
" Honey, kamu ngapain hm?" menghampiri Ivana.
" Lagi tidak ngapa-ngapain, kamu lama banget sih Yang?"
" Maaf Honey, tadi itu banyak yang aku urus jadi lama."
Bukanya Ari tidak mau menceritakan dan menutupi kejadian tadi saat di rumah Pak Bram, hanya saja Ari tidak mau Ivana banyak pikiran.
Tak terasa sudah seminggu Ari menemani Ivana, kondisinya juga sudah sangat baik. Dan karena kondisi Ivana sudah sudah saatnya dia kembali ke Jerman untuk mempersiapkan pernikahan mereka yang tinggal dua Minggu lagi.
" Honey, aku berangkat yaa. Kamu baik-baik di sini kalu ada apa-apa langsung hubungi aku! "
" Iya sayang. kamu juga baik-baik di sana titip salam utuk Ayah dan ibu dan juga Nenek."
"Tentu Honey, tunggu aku 2 Minggu lagi," Ari kemudian membawa Ivana dalam pelukannya.
Setelah itu Ari berangkat. Ivana juga pulang ke resto.
Saat tiba di resto sampai dia masuk ke dalam, Ivana di perhatikan oleh seseorang yang sedang duduk makan bersama teman-teman nya.
" Bukankah itu wanita yang datang ke rumah waktu itu?" kata Diva dalam hati.
" Eh Div, liatin apa sih?" tanya salah satu teman Diva.
" Nggak kok, tadi sepertinya aku melihat orang yang aku kenal tapi orangnya udah pergi."
" Oh Gitu."
" Kalian makan lah jangan sungkan aku yang traktir," Diva menyombongkan diri.
Memang setelah dia mengalami kecelakaan itu, Mex makin memanjakannya. Apa pun yang Diva mau pasti di turuti, akan tetapi…
Aku Bukan Pembunuh
part 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments