Mex mendapat tamparan dari pak Bram.
" Ayah, maafkan aku. Aku tidak tahu ini akan terjadi," Mex berlutut di hadapan sang Ayah!
" Den apa yang telah anda lakukan kepada putriku?" Ibu diva masuk dan mulai menjalankan aktingnya.
" Ibu.hiks hiks hiks," Saat ibunya masuk, Mengeraskan suara tangisannya.
" Sudah! sudah! sekarang pakai baju kalian, setelah itu temui aku di bawah!"
Pak Bram langsung meninggalkan kamar Mex. Setelah mereka mengenakan pakaian mereka lalu turun untuk menemui pak Bram.
" Duduk kalian!"
Mex duduk, dan Diva juga ikut duduk di samping Mex. Ibu dari diva juga ada di sana.
"Mex, sekarang jelaskan bagaimana itu bisa terjadi?"
" Semalam Kakak mabuk berat,dan ..." Diva yang menjawab.
" Saya sedang tidak bertanya kepada kamu! saya bertanya kepada Mex!"
" Apa kamu tuli Mex!" teriak sang ayah.
" T-tidak ayah."
" Kalau begitu Jelaskan."
" Sya sungguh tidak tahu Ayah apa yang sedang terjadi kepada ku semalam, Kepalaku begitu pusing."
" Kamu tidak Tahu akan perbuatan kmu sendiri? begitu?"
" Aku sungguh tidak ingat ayah, dan saat aku sudah terbangun semuanya sudah kacau seperti ini."
" Kak! apa kamu tidak mengakui perbuatan bejatmu semalam? ha?"
" Bukan seperti itu, tapi aku sungguh tidak ingat apapun," ujar Mex dengan jujur.
" Ck, bilang saja anda tidak mau tanggung jawab Den. Tapi jika anda tidak bertanggung jawab, bagaimana nasib putriku ke depan? "
" Diam kalian Semua!" Teriak pak Bram.
Sontak saja semuanya terdiam, mendengar pak Bram berteriak seperti itu.
" Mex! kamu harus bertanggung jawab! Nikahi anak itu dua bulan lagi, setelah itu kalian keluar dari rumah Ini!"
Deg
" Kenapa harus dua bulan Tuan?" Ibu dari Diva protes.
" Aku yang berhak memutuskan. Dua bulan lagi, atau tidak sama sekali!"
" Baiklah Tuan, dua bulan lagi," Diva dan ibunya tidak punya pilihan lain selain menunggu dua bulan.
Sebenarnya pak Bram tahu ada yang tidak beres dengan apa yang terjadi kepada Mex . Makanya pak Bram mengatakan Mex akan menikahi Diva dua bulan lagi karena pak Bra…
Aku Bukan Pembunuh
part 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments