"Aku harus mendapatkan nya, dia sangat sempurna pokonya harus."
Tak henti-hentinya, Diva memandang ketampanan orang Ari. Dia sangat memuja bahkan ingin memiliki Ari tapi dia tidak tahu bahwa hanya Ivana satu-satunya wanita di hati Ari.
" Silahkan di minum teh nya," ucap Diva.
Setelah meletakan teh di atas meja, Diva pergi ke dapur. Diam-diam dia melihat Ari dari jauh.
" Pak Bram. Anda pasti tahu dengan maksud kedatangan saya ke sini," Ari memulai pembicaraan.
" Iya saya tahu, dan saya sungguh menyesal."
" percuma saja anda menyesal, tapi anda tetap melukai hati putri anda sendiri."
" Aku sungguh tidak tahu akan seperti ini jadinya ."
" Ck, Anda tidak tahu atau anda pura-pura tidak tahu? apakah anda pernah berfikir sebelum mengambil keputusan? aku yakin tidak sama sekali."
" Aku sungguh menyesali nya sekarang, tapi Ivana tidak mau memberikan kami kesempatan."
" Pak Bram yang terhormat! asal anda tahu waktu Ivana datang untung memberikan undangan pernikahan kami, dia juga datang kesini ingin mengatakan bahwa dia memberikan kalian kesempatan. Dia ingin melihat apakah anda sungguh menyesal tapi yang dia dapatkan hanyalah kekecewaan."
" Anda terus saja menorehkan luka pada Ivana, Anda juga tidak pernah memikirkan perasaan Ivana. Tapi dengan mudahnya anda menyayangi anak seorang pembantu, bahkan membiayai kehidupan dan pendidikannya. Hal-hal yang Ivana tidak pernah dapatkan dari anda dengan mudahnya anda berikan pada orang lain."
Deg
" Jangan diam saja pak Bram! Anda tidak tahu betapa terluka dan terpuruknya Ivana, berkali-kali anda menjatuhkan mentalnya."
" Tapi tenang saja. Mulai sekarang saya pastikan Ivana tidak akan hidup oleh bayang-bayang kalian lagi!"
"Ma-maksud kamu ?"
" Maksud saya, saya tidak akan membiarkan ada mendekati Ivana lagi. Sudah cukup saya memberikan anda waktu untuk membuktikan kesungguhan anda, tapi semuanya sia-sia."
" Kamu siapa melarang saya mendekati anak ku sendiri?"
" Saya adalah calon suaminya, dan saya berhak untuk itu !"
" Kalau saya…
Aku Bukan Pembunuh
part 25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments