Setelah Ari pulang, Ivana Masuk ke dalam kamar.Dia merenung memikirkan perkataan sang ayah dan Mex.
Ivana membayangkan kembali, saat Mex dan ayahnya datang ke apartemen waktu itu.
" Apa mereka benar-benar menyesal dan sudah sadar akan perbuatan mereka?"
" Atu itu semua hanya akting saja?"
" Tapi yang aku lihat, Mereka bersungguh-sungguh. tak ada kebohongan di mata mereka," Ivana sangat bimbang di satu sisi dia takut itu semua hanya kebohongan belaka dan si satu sisi dia yakin mereka telah sadar.
" Jikalau kalau mereka memang benar-benar sudah sadar, aku harus bagai mana? jujur, sebenarnya dalam lubuk hatiku ini aku masih mengharapkan kasih sayang dari mereka.
" Apa aku salah? jika aku menginginkan mereka menyayangiku? walau bagaimanapun Meraka adalah keluarga ku satu-satunya."
" Aku sungguh bingung. Ibu ... apa yang harus ku lakukan?" Ivana menatap foto milik Ibu Sinta.
"Atau begini saja, Jika mereka benar-benar berubah dan sudah sadar apa yang mereka lakukan, aku kan mempertimbangkan kembali. Apa salahnya jika memaafkan, Tuhan juga maha pengampun. "
" Yaaa, tapi aku harus memastikan nya. Akan terus ku pantau bagaimana usaha mereka mendapatkan maaf dariku!"
" Aku tak mau kembali terluka, kan ku pastikan bawa mereka benar-benar telah sadar dan menyesal."
Itu lah keputusan sementara Ivana. Dia tidak mau terlalu berharap pada sesuatu hal yang belum pasti. Ivana akan memastikan ya terlebih dahulu, agar dia tidak kembali tersakiti.
Malam telah berlalu. Pagi-pagi sekali Ivana sudah bangun, dia mempersiapkan apa saja yang akan dia bawa ke Bandung.
Setelah itu dia menghubungi Ari lewat pesan Wa., Mengatakan bawa dia sudah siap.
" Pagi sayang, apa kamu sudah Bangun?"
Baru saja Ivana mau menyimpan Hp miliknya, karena dia fikir Ari belum bangun pasti nanti baru dia balas Wa.
" Pagi juga Honey ku♥️, " Ari membalas pesan di akhiri dengan emoticon Love.
"Ehh ternyata udah bangun, Sayang aku udah siap nih."
" Baiklah segera berangkat, aku dan Nenek juga sudah siap."
" Ok syang,…
Aku Bukan Pembunuh
part 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments