Mendengar namanya dipanggil Ivana kemudian menoleh.
" Mau apa lagi kamu? apa lagi yang akan kamu perbuat?" Ivana tak suka dengan kedatangan pria yang kini di hadapan nya itu.
" Dek, dengarkan dulu apa yang aku katakan. Aku datang kesini untuk..." belum sempat Mex melanjutkan ucapannya Ivana langsung menyangga.
" Stop! apa pun yang akan kamu katakan, jangan lanjutkan! dan juga koreksi ucapan mu, saya bukan adik mu! kita tidak saling mengenal."
" Tolong dengarkan aku, sekali ini saja ada sesuatu yang ingin aku katakan."
" Cukup! apa kamu tuli? atau tidak mengerti bahasa? sebaiknya segeralah pergi dari sini!"
" Sekali ini saja tolong dengarkan aku," Mex langsung berlutut di hadapan Ivana.
"Apa yang kamu lakukan? " tak ada rasa kasihan tau perasaan apapun yang di rasakan Ivana melihat Mex yang sedang berlutut di hadapan nya.
Perasaan Ivana sudah lama mati, untuk orang yang bernama Mex dan ayahnya Bram.
" Aku datang ke sini, hanya untuk meminta maaf ."
" Aku tak terima permintaan maaf mu, sebaiknya pergi dari sini! sebelum saya bertindak kasar."
Merasa kedatangannya kali ini tidak akan ada hasil, Mex yang sedang berlutut kemudian bangkit berdiri.
" Baik saya akan pergi, namun sya akn datang lagi menemui kamu," ucap Mex dengan sendu.Mex kemudian berbalik dan meninggalkan Ivana .
" Tidak perlu datang lagi! tidak akan ada gunanya datang, kamu tidak akan mendapatkan apapun!
Namun Mex tidak menghiraukan, dia terus melangkah meninggalkan restoran itu.
Tiba di mobil, Mex menangis sejadi-jadinya. Kedatanganya tidak membuahkan hasil.
" Dek. Aku sungguh menyesal, perbuatan yang aku lakukan dan ayah sudah melampaui batas. Kami sungguh kejam kepadamu."
" Ayah juga menyesal. Dia sudah sadar dengan apa yang sudah di lakukan terhadap kamu. Aku tahu setelah apa yang kami lakukan terhadap kamu, itu akan sulit mendapatkan maaf dari kamu."
" Tapi Kaka akan terus berusaha, agar kamu memaafkan semua yang telah kami perbuat."
" Kedatangan Kaka di sini, sebenarnya ingin mengatakan ayah…
Aku Bukan Pembunuh
part 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments