Di markas besar, Marco melempar vas bunga ke dinding dengan amarah membara.
"APA MAKSUDNYA DIA HILANG?!"
Suara Marco menggema di seluruh ruangan.
Beberapa anak buahnya membungkuk ketakutan.
"Kami sudah mencari ke semua tempat biasa, Tuan. Hotel, rumah sakit, pelabuhan... Rachel menghilang tanpa jejak."
Marco menggeram, wajahnya merah padam. Tangan kanannya bergetar menahan emosi.
"Dia tidak mungkin melarikan diri sendiri," gumam Marco. "Ada yang membantunya."
Matanya menyipit tajam.
Luca.
Nama itu terlintas di benaknya seperti duri beracun.
Sementara itu, Vincent Taylor, sang hakim yang selama ini bersih di mata publik, duduk santai di salah satu sofa, mengamati Marco dengan tatapan penuh perhitungan.
"Tenang, Marco," katanya dengan nada licik. "Kalau memang dia membantu wanita itu kabur, berarti dia menantang kita. Itu berarti... kita bisa memancingnya keluar."
Marco menarik napas panjang, berusaha mengendalikan amarahnya.
"Kita akan cari mereka," katanya dingin. "Dan saat kita temukan mereka... aku sendiri yang akan menghancurkan Luca."
Vincent tersenyum tipis. "Dan aku pastikan, reputasi Luca dihapus dari muka bumi."
Mereka saling bertukar pandang.
Perang baru saja diumumkan.
...****************...
Di sisi lain, Luca tengah menatap layar laptop dengan ekspresi serius. Peta Shadow Heaven terpampang di layar, lengkap dengan jalur rahasia, posisi penjaga, dan sistem keamanan.
Rachel duduk di sofa kecil di belakangnya, membungkus tubuhnya dengan selimut. Dia masih lemah, tapi ada api kecil di matanya yang mulai menyala.
"Apa kau yakin ingin tetap melakukan ini?" tanya Rachel lirih.
Luca menoleh sekilas dan tersenyum samar. "Aku tidak pernah seragu ini dalam hidupku."
Rachel tersenyum pahit.
"Aku ingin ikut," katanya, mengejutkan Luca.
Pria itu membelalak. "Tidak. Kau butuh istirahat."
"Tidak," Rachel menggeleng keras. "Aku... Aku tidak ingin hanya diam menunggu. Aku ingin melawan."
Luca bangkit dari kursinya, mendekati Rachel, lalu berlutut di hadapannya lagi—seperti…
MY BELOVED MAFIA
Bab 42: Serangan Balasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments