Dalam waktu kurang dari 30 menit, mereka akhirnya tiba di kediaman Luca. Bukan mansion megah seperti yang biasa dihuni Luca, tetapi sebuah rumah sederhana yang terletak di tepi danau.Dibimbing oleh Simon, Rachel memasuki rumah itu. Ia melihat Luca duduk di kursi, dengan rokok di tangan, sambil memandang keluar jendela.
"Selamat sore Rachel ," sapa Luca tanpa memalingkan pandangannya dari jendela.
Rachel merasa sedikit canggung, tetapi ia mencoba untuk tetap tenang. "Ya, selamat sore"
Simon menepuk pundak Rachel dengan ramah. "Aku akan meninggalkan kalian berdua sebentar. Ada sesuatu yang harus kau bicarakan dengan Tuan Luca."
Rachel mengangguk, dan Simon pun pergi meninggalkan mereka.
Setelah Simon pergi, Rachel mengambil kursi yang tersedia di sebelah Luca.Luca menghembuskan asap rokoknya sebelum akhirnya membalikkan kursinya untuk menghadap Rachel.
"Apa yang terjadi?" Tanya Rachel spontan, disisi lain ia berharap ada sesuatu yang besar yang bisa membatalkan semua ini, atau mungkin Luca sudah menemukan adiknya, atau Luca sudah bisa membalas Marco dengan cara lain. Ada berbagai kemungkinan yang dinginkannya Karena sisi lain dari dirinya menolak hidup yang seperti ini.
"Ada banyak hal yang terjadi."Jawabnya.
"Aku pikir kita tidak akan pernah bisa bertemu lagi," kata Rachel.
"Memang. Setelah ini, kau akan dibawa oleh Marco, dan aku mungkin tak punya kesempatan itu lagi," jawab Luca dengan nada berat. "Kau tahu kenapa kau ada di sini?"
Rachel menggeleng, kebingungannya semakin bertambah.
Luca melanjutkan, "Kau tahu? Marco sudah mulai menyerangku lagi, meskipun aku masih bisa mengatasinya."
"Menyerangmu? Bagaimana bisa?" tanya Rachel, semakin penasaran. Ternyata situasinya malah makin memburuk. Rachel hanya bisa pasrah.
Tanpa menjawab, Luca melanjutkan dengan serius, "Setelah berada di sisinya nanti, rencanamu dan rencanaku semua akan bergantung padamu, Rachel. Kau siap dengan itu?"
"Apa maksudmu?" Rachel bertanya dengan penuh kebingungan.
"Kau akan siap melayani Marco?…
MY BELOVED MAFIA
Keyakinan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments