"Gawat, aku belum siap siap."
Rachel memandang dirinya di cermin dengan cepat, mendengar bahwa dalam sepuluh menit Marco akan menjemputnya. Ia merasa terburu-buru dan tidak ingin terlihat sembrono. Baginya, penampilan adalah segalanya. Mengatur rambutnya dengan cepat, memeriksa penampilannya, dan memastikan semuanya berada pada tempatnya. Baginya, menjadi Rachel adalah menjadi seseorang yang profesional dan tampil dengan percaya diri.
Setelah memastikan penampilannya, Rachel segera menyiapkan beberapa barang penting yang akan dibawa. Ia memeriksa tasnya, memastikan semua dokumen dan peralatan yang diperlukan sudah ada di dalamnya. Kemudian, ia melangkah keluar dari apartemennya dan menunggu di lobi gedung, siap untuk bertemu dengan Marco.
Saat menunggu, Rachel memikirkan rencana dan strategi yang akan dia gunakan dalam pertemuan dengan Marco. Ia tahu bahwa pertemuan ini bisa menjadi titik balik dalam hidupnya, dan dia harus memanfaatkannya sebaik mungkin.Rachel berjanji untuk tetap tenang dan bersikap tegas. Dia tidak boleh terpancing emosi atau terpengaruh oleh Marco. Kali ini, ia harus menjadi kuat dan tegar, demi mencapai tujuannya.
Saat mobil Marco tiba di depan gedung apartemennya, Rachel meneguk napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya.
"Kau datang langsung untuk menjemput ku Tuan Marco?" tanya Rachel dengan penuh keheranan.
"Ya, tentu saja," jawab Marco sambil tersenyum.
"Apa aku tidak salah dengar tadi kau mengatakan supirmu yang akan melakukannya?" Rachel masih merasa bingung.
"Kau tidak suka aku melakukan ini?" tanya Marco seraya menatap Rachel.
"Tidak bukan begitu, aku senang," jawab Rachel cepat, "hanya saja kupikir kau sibuk."
Marco tersenyum, "Kadang-kadang, ada hal-hal yang lebih penting daripada pekerjaan."
Rachel mengangguk, merasa agak canggung dengan situasi ini. Meskipun ia berusaha untuk tetap tenang, namun hatinya masih berdebar-debar.
"Jadi, apa yang akan kita lakukan hari ini,?" Tanyanya, Namun tangan Marco dengan lembut merayap memegang t…
MY BELOVED MAFIA
Pertemuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments