Bab 58: Pilihan Terakhir

Kabut pagi masih menggantung rendah di sekitar safe house. Di ruang tengah yang sepi, Arthur duduk sendirian, menatap layar ponsel yang memancarkan pesan terakhir dari ayahnya.

"Kondisi ibumu menurun... Kami butuh kamu pulang secepatnya."

Jari-jarinya mengepal, rahangnya mengeras. Hatinya terbelah. Dia ingin berada di samping ibunya, tapi meninggalkan tempat ini di tengah kondisi yang belum aman membuat dadanya sesak.

Luca masuk tanpa suara, lalu duduk di sebelahnya. Keduanya diam beberapa saat, sebelum akhirnya Luca berkata pelan, “Kau kelihatan kacau.”

Arthur tidak menjawab segera. Ia hanya menyerahkan ponselnya pada Luca.

Luca membaca cepat. Matanya menegang sesaat, lalu mengembalikan ponsel itu. “Ibumu sakit?”

Arthur mengangguk. “Parah. Aku... harus pulang.”

Luca menarik napas dalam. “Kau tidak perlu melakukan ini, Arthur. Kau tahu itu.”

Arthur menatap lantai. “Bukan soal itu. Aku cuma... tidak tenang.”

Luca mengamati pria itu dalam-dalam, lalu berkata, “Kau khawatir meninggalkan Luna?”

Arthur menutup matanya sebentar, lalu mengangguk. “Kau tahu sendiri. Situasi sekarang belum stabil. Dia bukan cuma teman untukku, Luca. Dan aku takut kalau—”

“Dia akan baik-baik saja,” potong Luca pelan. “Aku akan pastikan itu.”

Arthur menggertakkan giginya. “Jaga dia. Kalau terjadi apa-apa—”

“Arthur,” ujar Luca tegas, namun tetap tenang. “Aku janji.”

Hening kembali menyelimuti mereka, sebelum Arthur akhirnya berdiri. “Aku akan pulang. Tapi aku akan kembali secepatnya.”

Luca mengangguk. “Kami akan tetap jalan. Tapi tempat ini akan selalu ada buatmu.”

Arthur mengangguk pelan, lalu pergi ke kamarnya untuk bersiap. Di belakangnya, Luca tetap duduk diam, menatap ponsel Arthur yang masih menyala.

Langit pagi diselimuti kabut tipis ketika Arthur berdiri di depan pintu safe house. Tas kecil tergantung di bahunya, cukup untuk perjalanan singkat. Andre menepuk pundaknya, diam-diam memberi semangat. Sementara itu, Luca berdiri di kejauhan, bersandar pada mobil dengan tangan disilangkan.

“P…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Malam yang Rapuh
2 Pencarian
3 Ada Untukku
4 Menuju Kebenaran
5 Siapa kau?
6 Tuan Luca
7 Antonio De Luca
8 Misteri
9 Menuju Takdir
10 Identitas
11 Aku adalah Dia
12 Transformasi
13 Rasa
14 Hanya dengan satu tarikan
15 Kenapa?
16 Rumit
17 Opulent Oasis: Where Luxury Lives and Breathes
18 Blue Cristal
19 Bisnis
20 Pulang
21 Peluang
22 Ini bukan kehidupan yang aku inginkan
23 Pertemuan
24 Keyakinan
25 Jalan tak Berujung
26 Rahasia
27 Mimpi Buruk
28 Sarapan
29 Bandara
30 Diluar batas
31 Tekanan
32 Pesta
33 Berkumpul
34 Semakin dekat
35 Bisnis
36 Kembalilah Padaku
37 Selamatkan!!
38 Shadow Heaven
39 Bab 39 Jejak Luka
40 Bab 40 : Percikan yang membakar
41 Bab 41:Malam Penyelamatan
42 Bab 42: Serangan Balasan
43 Bab 43: Luka yang dibawa pulang
44 Bab 44: Tujuan
45 Bab 45: Red Moon Night
46 Bab 46 : Kenyataan Pahit
47 Bab 47: Kejujuran Hati
48 Bab 48: Jejak yang Tertinggal
49 Bab 49: Penjara Dosa Masa Lalu
50 Bab 50: Jejak Yang Tidak Bisa Dihapus
51 Bab 51: Dibawah Lampu Rumah Sakit
52 Bab 52 : Kembali ke Neraka
53 Bab 53 : Sisi yang Dirindukan
54 Bab 54 : Luka yang Tak Terlihat
55 Bab 55 :Antara Dinding dan Bara
56 Bab 56: Jejak Yang Terkubur
57 Bab 58: Pilihan Terakhir
58 Bab 58 : Di depan Mata
59 Bab 59: Jalur Aman
60 Bab 60: Jalur Dalam
61 Bab 61: Fakta
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Malam yang Rapuh
2
Pencarian
3
Ada Untukku
4
Menuju Kebenaran
5
Siapa kau?
6
Tuan Luca
7
Antonio De Luca
8
Misteri
9
Menuju Takdir
10
Identitas
11
Aku adalah Dia
12
Transformasi
13
Rasa
14
Hanya dengan satu tarikan
15
Kenapa?
16
Rumit
17
Opulent Oasis: Where Luxury Lives and Breathes
18
Blue Cristal
19
Bisnis
20
Pulang
21
Peluang
22
Ini bukan kehidupan yang aku inginkan
23
Pertemuan
24
Keyakinan
25
Jalan tak Berujung
26
Rahasia
27
Mimpi Buruk
28
Sarapan
29
Bandara
30
Diluar batas
31
Tekanan
32
Pesta
33
Berkumpul
34
Semakin dekat
35
Bisnis
36
Kembalilah Padaku
37
Selamatkan!!
38
Shadow Heaven
39
Bab 39 Jejak Luka
40
Bab 40 : Percikan yang membakar
41
Bab 41:Malam Penyelamatan
42
Bab 42: Serangan Balasan
43
Bab 43: Luka yang dibawa pulang
44
Bab 44: Tujuan
45
Bab 45: Red Moon Night
46
Bab 46 : Kenyataan Pahit
47
Bab 47: Kejujuran Hati
48
Bab 48: Jejak yang Tertinggal
49
Bab 49: Penjara Dosa Masa Lalu
50
Bab 50: Jejak Yang Tidak Bisa Dihapus
51
Bab 51: Dibawah Lampu Rumah Sakit
52
Bab 52 : Kembali ke Neraka
53
Bab 53 : Sisi yang Dirindukan
54
Bab 54 : Luka yang Tak Terlihat
55
Bab 55 :Antara Dinding dan Bara
56
Bab 56: Jejak Yang Terkubur
57
Bab 58: Pilihan Terakhir
58
Bab 58 : Di depan Mata
59
Bab 59: Jalur Aman
60
Bab 60: Jalur Dalam
61
Bab 61: Fakta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!