Kabut pagi masih menggantung rendah di sekitar safe house. Di ruang tengah yang sepi, Arthur duduk sendirian, menatap layar ponsel yang memancarkan pesan terakhir dari ayahnya.
"Kondisi ibumu menurun... Kami butuh kamu pulang secepatnya."
Jari-jarinya mengepal, rahangnya mengeras. Hatinya terbelah. Dia ingin berada di samping ibunya, tapi meninggalkan tempat ini di tengah kondisi yang belum aman membuat dadanya sesak.
Luca masuk tanpa suara, lalu duduk di sebelahnya. Keduanya diam beberapa saat, sebelum akhirnya Luca berkata pelan, “Kau kelihatan kacau.”
Arthur tidak menjawab segera. Ia hanya menyerahkan ponselnya pada Luca.
Luca membaca cepat. Matanya menegang sesaat, lalu mengembalikan ponsel itu. “Ibumu sakit?”
Arthur mengangguk. “Parah. Aku... harus pulang.”
Luca menarik napas dalam. “Kau tidak perlu melakukan ini, Arthur. Kau tahu itu.”
Arthur menatap lantai. “Bukan soal itu. Aku cuma... tidak tenang.”
Luca mengamati pria itu dalam-dalam, lalu berkata, “Kau khawatir meninggalkan Luna?”
Arthur menutup matanya sebentar, lalu mengangguk. “Kau tahu sendiri. Situasi sekarang belum stabil. Dia bukan cuma teman untukku, Luca. Dan aku takut kalau—”
“Dia akan baik-baik saja,” potong Luca pelan. “Aku akan pastikan itu.”
Arthur menggertakkan giginya. “Jaga dia. Kalau terjadi apa-apa—”
“Arthur,” ujar Luca tegas, namun tetap tenang. “Aku janji.”
Hening kembali menyelimuti mereka, sebelum Arthur akhirnya berdiri. “Aku akan pulang. Tapi aku akan kembali secepatnya.”
Luca mengangguk. “Kami akan tetap jalan. Tapi tempat ini akan selalu ada buatmu.”
Arthur mengangguk pelan, lalu pergi ke kamarnya untuk bersiap. Di belakangnya, Luca tetap duduk diam, menatap ponsel Arthur yang masih menyala.
Langit pagi diselimuti kabut tipis ketika Arthur berdiri di depan pintu safe house. Tas kecil tergantung di bahunya, cukup untuk perjalanan singkat. Andre menepuk pundaknya, diam-diam memberi semangat. Sementara itu, Luca berdiri di kejauhan, bersandar pada mobil dengan tangan disilangkan.
“P…
MY BELOVED MAFIA
Bab 58: Pilihan Terakhir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments