Rachel terbangun perlahan. Dunia di sekelilingnya remang, berbau karat, lembap, dan pengap. Kedua pergelangan tangannya diborgol ke sandaran kursi logam. Lampu redup menggantung dari langit-langit beton tua yang berjamur.
Napasnya berat. Kepala terasa pening, perutnya menegang.
Pintu terbuka pelan.
Langkah kaki Marco memasuki ruangan. Jas hitam mahal menutupi tubuhnya, tapi sorot mata yang menyala penuh kuasa membuat segalanya terasa lebih menyesakkan.
Marco menatap Rachel lama, sebelum akhirnya tersenyum sinis.
“Kau masih hidup. Hebat. Kau memang selalu keras kepala.”
Rachel menatapnya tajam. “Kau... tidak akan menang, Marco.”
Marco tidak langsung menjawab. Ia berjalan pelan mendekat, lalu menarik kursi dan duduk di hadapan Rachel. Matanya menatap perut Rachel lama… sebelum akhirnya bibirnya melengkung tajam.
“Kau membawa darahku dalam tubuhmu.”
Rachel membeku.
Marco menyandarkan punggung ke kursi, bersedekap. “Itu anakku, Rachel. Aku tahu kau berharap sebaliknya, tapi kau tak bisa menyangkal darah yang mengalir dalam janinmu.”
Rachel mengepal tangannya. “Jangan... sebut dia anakmu.”
“Kenapa tidak?” Marco mengangkat alis. “Kau pikir aku tak tahu? Aku sudah lihat hasil medis dari rumah sakit. Denyut jantung, data DNA, semuanya.”
Dia mendekatkan wajahnya ke Rachel.
“Aku bisa saja ambil anak itu darimu sekarang. Tapi tidak. Aku ingin kau yang menyadari... betapa kecilnya kuasamu dibandingkan aku.”
Rachel bergetar, tapi ia memaksakan senyum kecil.
“Kalau kau benar-benar kuat, kau tak akan butuh mengikat perempuan hamil di kursi besi.”
Marco menyeringai, lalu berdiri. Ia berjalan memutar, tangannya menyentuh punggung kursi Rachel pelan—cukup untuk membuat gadis itu tegang.
“Kau tahu,” katanya lirih. “Dulu aku ingin menjadikanmu fondasi eksperimen. Kau sempurna—genetikanya, reaksi tubuh terhadap Blue Crystal. Tapi Freya mengacaukannya. Dia... mengalihkan perhatianmu.”
Rachel menoleh cepat. “Jangan bawa Freya ke dalam omong kosongmu.”
“Freya adalah kegagalan,” ujar Marco…
MY BELOVED MAFIA
Bab 52 : Kembali ke Neraka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments