Langit malam diselimuti awan kelabu saat Rachel dan Arthur berdiri di depan gedung tua yang tersembunyi di balik rerimbunan hutan mati. Fasilitas itu tampak seperti bangunan terbengkalai dari luar—atapnya retak, dindingnya berlumut, dan tak ada tanda kehidupan. Namun data dari Andre dan pelacak yang mereka dapatkan menunjukkan tempat ini masih aktif… dan menyimpan sesuatu yang penting.
Luca.
Rachel menarik napas panjang, mengenakan jaket kulit hitam yang disiapkan Arthur. Ia menatap bangunan itu dengan tatapan tajam, penuh tekad dan ketakutan.
"Siap?" tanya Arthur dari sampingnya.
Rachel mengangguk. "Selama Luca ada di sana, aku tak akan mundur."
Arthur menghela napas, lalu menatap tablet kecil di tangannya yang menampilkan peta struktur dalam bangunan.
"Menurut Andre, Luca kemungkinan ditahan di ruang bawah tanah. Tapi aksesnya hanya bisa dibuka dari pusat kontrol di lantai dua."
"Dan kita masuk dari mana?" tanya Rachel.
Arthur menunjuk ke sisi kanan gedung. "Ada pintu servis lama di balik panel logam. Itu jalur tercepat menuju lantai dua, tapi kemungkinan dijaga."
Rachel mengecek pistol kecil yang disembunyikan di balik jaketnya. Ia bukan pembunuh, bukan pejuang, tapi hari ini… dia adalah wanita yang berjuang untuk orang yang dia cintai.
"Kita masuk cepat, keluar lebih cepat," ucap Rachel.
Arthur tersenyum tipis. "Kau belajar cepat."
Pintu servis terbuka dengan bunyi decit pelan saat Arthur menjebolnya dengan alat pembuka. Bau lembap dan logam karat menyeruak, menusuk hidung mereka.
"Kita tak tahu berapa banyak orang di dalam," bisik Arthur.
"Semoga cukup sedikit untuk bisa kita lewati tanpa baku tembak," balas Rachel.
Mereka menyusup ke dalam lorong sempit, hanya diterangi lampu emergency yang berkedip pelan. Di kejauhan, terdengar suara langkah kaki. Rachel dan Arthur segera merapat ke dinding, menahan napas saat dua penjaga lewat dengan santai.
Setelah mereka berlalu, Arthur memberi isyarat.
"Ke atas, cepat."
Tangga spiral berderit saat mereka menaiki lantai du…
MY BELOVED MAFIA
Bab 49: Penjara Dosa Masa Lalu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments