Bab 48: Jejak yang Tertinggal

Pagi itu menyambut dengan cahaya suram, menembus celah tirai kamar yang masih belum sepenuhnya tertutup. Rachel duduk di ambang jendela, menatap langit kelabu dengan sorot mata kosong. Seolah pikirannya tersangkut di antara kenyataan dan mimpi buruk yang belum juga usai.

Arthur masuk ke kamar dengan dua cangkir teh hangat. Ia meletakkannya di meja kecil, lalu ikut duduk di kursi di seberang jendela.

"Kau belum tidur?" tanyanya pelan.

Rachel menggeleng, masih menatap langit. "Rasanya... dunia ini tak pernah memberi waktu untuk istirahat."

Arthur menunduk sejenak, lalu berkata dengan nada hati-hati, "Luca belum memberi kabar?"

Rachel menghela napas. "Belum. Tapi aku tahu dia masih hidup. Aku bisa merasakannya."

Hening mengambang di antara mereka. Arthur menyandarkan punggung di sandaran kursi.

"Aku ingin membantumu lebih banyak," ujarnya. "Tapi aku bahkan tidak tahu siapa musuh kita sebenarnya."

Rachel menoleh, akhirnya memandang Arthur dengan mata letih namun hangat. "Kadang aku pun tak tahu siapa yang bisa kupercaya. Tapi kau... kehadiranmu cukup, Arthur."

Arthur mengangguk kecil, lalu tersenyum tipis. "Kau terlalu keras pada dirimu sendiri."

Rachel tertawa kecil, pahit. "Aku tidak punya pilihan. Mereka menciptakan neraka dan menaruhku di tengahnya. Tapi aku masih di sini. Karena satu hal."

Arthur menunggu.

Rachel meletakkan tangan di atas perutnya. "Aku harus bertahan. Demi sesuatu yang belum lahir... tapi sudah memberi harapan."

Arthur menatap gerakan kecil itu. Wajahnya melembut. "Apakah kau... yakin dengan pilihanmu?"

Rachel mengangguk perlahan. "Dia tidak salah. Dia tidak minta dilahirkan di dunia ini. Tapi mungkin... dia akan jadi alasanku untuk hidup, bukan hanya bertahan."

Suara ketukan pelan di pintu memecah momen itu. Andre masuk, membawa map dan ekspresi tegang.

"Kita dapat sinyal dari Luca. Kode darurat. Tapi pendek. Sebelum sinyalnya terputus."

Rachel langsung berdiri. "Dari mana dia kirim?"

Andre meletakkan peta di atas meja. "Wilayah industri tua di s…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Malam yang Rapuh
2 Pencarian
3 Ada Untukku
4 Menuju Kebenaran
5 Siapa kau?
6 Tuan Luca
7 Antonio De Luca
8 Misteri
9 Menuju Takdir
10 Identitas
11 Aku adalah Dia
12 Transformasi
13 Rasa
14 Hanya dengan satu tarikan
15 Kenapa?
16 Rumit
17 Opulent Oasis: Where Luxury Lives and Breathes
18 Blue Cristal
19 Bisnis
20 Pulang
21 Peluang
22 Ini bukan kehidupan yang aku inginkan
23 Pertemuan
24 Keyakinan
25 Jalan tak Berujung
26 Rahasia
27 Mimpi Buruk
28 Sarapan
29 Bandara
30 Diluar batas
31 Tekanan
32 Pesta
33 Berkumpul
34 Semakin dekat
35 Bisnis
36 Kembalilah Padaku
37 Selamatkan!!
38 Shadow Heaven
39 Bab 39 Jejak Luka
40 Bab 40 : Percikan yang membakar
41 Bab 41:Malam Penyelamatan
42 Bab 42: Serangan Balasan
43 Bab 43: Luka yang dibawa pulang
44 Bab 44: Tujuan
45 Bab 45: Red Moon Night
46 Bab 46 : Kenyataan Pahit
47 Bab 47: Kejujuran Hati
48 Bab 48: Jejak yang Tertinggal
49 Bab 49: Penjara Dosa Masa Lalu
50 Bab 50: Jejak Yang Tidak Bisa Dihapus
51 Bab 51: Dibawah Lampu Rumah Sakit
52 Bab 52 : Kembali ke Neraka
53 Bab 53 : Sisi yang Dirindukan
54 Bab 54 : Luka yang Tak Terlihat
55 Bab 55 :Antara Dinding dan Bara
56 Bab 56: Jejak Yang Terkubur
57 Bab 58: Pilihan Terakhir
58 Bab 58 : Di depan Mata
59 Bab 59: Jalur Aman
60 Bab 60: Jalur Dalam
61 Bab 61: Fakta
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Malam yang Rapuh
2
Pencarian
3
Ada Untukku
4
Menuju Kebenaran
5
Siapa kau?
6
Tuan Luca
7
Antonio De Luca
8
Misteri
9
Menuju Takdir
10
Identitas
11
Aku adalah Dia
12
Transformasi
13
Rasa
14
Hanya dengan satu tarikan
15
Kenapa?
16
Rumit
17
Opulent Oasis: Where Luxury Lives and Breathes
18
Blue Cristal
19
Bisnis
20
Pulang
21
Peluang
22
Ini bukan kehidupan yang aku inginkan
23
Pertemuan
24
Keyakinan
25
Jalan tak Berujung
26
Rahasia
27
Mimpi Buruk
28
Sarapan
29
Bandara
30
Diluar batas
31
Tekanan
32
Pesta
33
Berkumpul
34
Semakin dekat
35
Bisnis
36
Kembalilah Padaku
37
Selamatkan!!
38
Shadow Heaven
39
Bab 39 Jejak Luka
40
Bab 40 : Percikan yang membakar
41
Bab 41:Malam Penyelamatan
42
Bab 42: Serangan Balasan
43
Bab 43: Luka yang dibawa pulang
44
Bab 44: Tujuan
45
Bab 45: Red Moon Night
46
Bab 46 : Kenyataan Pahit
47
Bab 47: Kejujuran Hati
48
Bab 48: Jejak yang Tertinggal
49
Bab 49: Penjara Dosa Masa Lalu
50
Bab 50: Jejak Yang Tidak Bisa Dihapus
51
Bab 51: Dibawah Lampu Rumah Sakit
52
Bab 52 : Kembali ke Neraka
53
Bab 53 : Sisi yang Dirindukan
54
Bab 54 : Luka yang Tak Terlihat
55
Bab 55 :Antara Dinding dan Bara
56
Bab 56: Jejak Yang Terkubur
57
Bab 58: Pilihan Terakhir
58
Bab 58 : Di depan Mata
59
Bab 59: Jalur Aman
60
Bab 60: Jalur Dalam
61
Bab 61: Fakta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!