"Kamu percaya kan sama aku?" Tanyaku.
"Aku pasti percaya kamu tanpa syarat, sayang. Kamu tidak mungkin bisa mengkhianatiku!" Ucapnya.
"Baiklah. Kalo gitu, bertindaklah biasa2 aja ok? Tidak ada sidik jarimu. Bukti2nya udah aku beresin. Semuanya bisa berjalan lancar kalo kita berdua bisa berbaur dengan masyarakat! Jangan melakukan apapun yang aneh2! Memperbaiki nama yang sudah tercoreng membutuhkan waktu yang tak sedikit!" Ucapku.
"Aku akan mengingatnya." Ucapnya.
Kami udah setengah jalan.
Bentar lagi juga nyampe rumah.
Sialnya kenapa harus banjir segala sih?
Masa pas kami kemah nggak ada berita apa2 kok?
Kenapa harus sekarang?
Membuatku sakit kepala aja!
"HUP!"
"Eh?"
Kaget aku!
Dia tiba2 keluar dari mobil dan menggendongku.
Memang sih ini bukan saat yang tepat untuk memikirkan barang2ku yang kerendam banjir.
Tapi kenapa dia rela basah kuyup demi wanita yang bukan siapa2nya?
Apa ini yang dimaksud berkorban demi pujaan hatinya?
Haha!
Konyol sekali!
Emangnya ini dongeng apa?
Sebenarnya tanpa harus ke posko pengungsian, aku bisa aja memanggil anak buahku untuk menjemput kami dan membelikan barang2ku yang baru.
Tapi...
Nggak akan seru kan kalo semuanya serba dipermudah?
Lagipula aku ingin melihat keseriusan pria ini dulu!
Jangan sampai dia masuk ke bagian keluargaku hanya karna mengincar harta!
"Kamu basah kuyup. Biar aku keringkan pakaianmu." Ucapku.
"HATCHI! SROT!"
"Aduh sayang! Jangan sakit dong! Aku bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatanmu loh!" Ucapku.
"Benarkah? Berarti kalo aku sakit, kamu akan tetep di sini menemaniku?" Tanya dia.
"Ayolah! Jangan bercanda di saat begini!" Ucapku.
"Oke oke. Malam ini kita di sini dulu. Besok kita liat situasinya gimana. Siapa tau aku ketemu jalan keluarnya!" Ucapnya.
"Ya sayang."
Ini tempat pengungsian.
Semua orang dengan berbagai macam wataknya ada di sini.
Mereka berkumpul dan lama kelamaan membuat lingkungan ini menjadi sesak dan kumuh.
Aku tak suka di sini, tapi dari tadi pria ini begitu nyaman di sisiku sambil mengge…
Play To Lose
Karma
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments